Pemadaman listrik bergilir masih melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Wilayah yang terdampak antara lain Demak, Semarang, Solo, Bekasi, Bandung, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, dan Gresik. Di beberapa daerah, aliran listrik padam selama berjam-jam dan terjadi berulang dalam sepekan terakhir, sehingga berdampak pada aktivitas warga maupun pelaku usaha.
Dampak pada Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha
Pemadaman yang berkepanjangan mengganggu aktivitas sehari-hari warga, seperti memasak, bekerja dari rumah, dan mengisi daya perangkat elektronik. Pelaku usaha, terutama yang bergantung pada listrik seperti toko kelontong, bengkel, dan industri kecil, mengalami kerugian karena operasional terhenti. Peralatan listrik seperti kulkas, lampu, stop kontak, dan lain sebagainya juga dikhawatirkan dapat rusak akibat fluktuasi arus saat listrik kembali menyala.
Wilayah Terdampak dan Frekuensi Pemadaman
Di Demak, pemadaman terjadi selama 4-6 jam setiap hari, sementara di Semarang dan Solo pemadaman berlangsung 2-3 jam secara bergilir. Di Jawa Barat, Bekasi dan Bandung mengalami pemadaman hingga 5 jam, sedangkan di Jawa Timur, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, dan Gresik merasakan pemadaman berulang dengan durasi bervariasi. Belum ada pernyataan resmi dari PLN mengenai penyebab pasti pemadaman ini, namun diduga terkait dengan gangguan pasokan listrik dari pembangkit atau adanya pemeliharaan jaringan.



