Kepala Posko Wilayah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) di Aceh, Safrizal Zakaria Ali, mengungkapkan kemajuan kinerja timnya dalam pembenahan pascabencana di Sumatera. Satgas PRR terus melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Aceh dengan cepat dan tepat.
Fungsi Posko Wilayah di Tengah Tingginya Kerusakan
Menurut Safrizal, keberadaan Posko Wilayah sangat krusial karena tingginya tingkat kerusakan di Aceh. "Karena derajat kerusakan lebih banyak, kemudian koordinasinya mesti lebih kuat, lebih ketat, dan diminta untuk every day ada di tempat," ujarnya. Posko ini bertugas menyelesaikan koordinasi serta menghilangkan hambatan (bottleneck) yang menghambat proses pemulihan.
Pengambilan Keputusan Cepat dan Tepat
Safrizal menambahkan bahwa posko juga memungkinkan pengambilan keputusan lokal secara cepat. "Menyelesaikan koordinasi, menyelesaikan bottleneck, kemudian juga mengambil keputusan lokal yang cepat, kemudian memfasilitasinya secara cepat, maka kebutuhan tentang Posko Wilayah menjadi diperlukan," jelasnya. Hal ini dinilai penting mengingat Aceh menjadi salah satu wilayah dengan dampak bencana yang signifikan.
Pentingnya Mitigasi Bencana dan BPBD
Dalam kesempatan itu, Safrizal juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana dan keberadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di setiap daerah, terutama di wilayah rawan bencana. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan harus ditingkatkan untuk mengurangi risiko di masa depan.
Diskusi lengkap dapat disaksikan dalam Podcast What The Fact! Politics bersama Anchor CNN Indonesia Rizky Harisnanda, yang tayang pada Rabu (29/7) pukul 19.00 WIB secara live streaming di CNN Indonesia, aplikasi, dan YouTube CNN Indonesia.



