Kecelakaan Ojol di Flyover Grogol Diduga Dipicu Jalan Berlubang
Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami kecelakaan tunggal di Flyover Grogol, Jakarta Barat pada Senin, 9 Februari 2026. Insiden ini diduga kuat terjadi akibat kondisi jalan yang berlubang di lokasi tersebut, menambah daftar masalah infrastruktur jalan di Ibu Kota.
Tanggapan Cepat Dinas Bina Marga DKI Jakarta
Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi DKI Jakarta segera mengambil tindakan. Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, mengonfirmasi bahwa titik jalan berlubang di lokasi kejadian telah ditambal pada Selasa malam, 10 Februari 2026. "Sebagai bentuk tanggung jawab dan tindak lanjut di lapangan, DBM sudah menangani titik jalan berlubang di lokasi kejadian," jelas Wenny dalam keterangan tertulis pada Kamis, 12 Februari 2026.
Wenny juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kecelakaan yang menimpa pengemudi ojol tersebut. "Kami turut berempati kepada korban dan keluarga, serta mendoakan agar korban segera pulih," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen DBM dalam merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan.
Proses Perbaikan dan Pemantauan Berkala
Menurut penjelasan Wenny, proses perbaikan dilakukan setelah petugas melakukan penandaan atau marking di sejumlah titik jalan berlubang. "Penandaan dilakukan sebagai langkah awal penanganan sekaligus untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan," katanya. Perbaikan lebih lanjut dilaksanakan pada malam hari dengan mempertimbangkan aspek keselamatan petugas dan kelancaran lalu lintas, guna menghindari kemacetan dan gangguan aktivitas warga.
Lebih lanjut, Wenny menegaskan bahwa DBM DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan dan perawatan jalan secara berkala. Hal ini terutama penting di tengah musim hujan, yang rawan memicu kerusakan jalan akibat genangan air dan tekanan kendaraan. "Penanganan cepat dan darurat tetap kami lakukan sebagai upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan," tegasnya.
Konteks Jalan Berlubang di Jakarta
Insiden ini terjadi dalam konteks di mana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sedikitnya 6.000 titik jalan berlubang muncul di berbagai wilayah ibu kota setelah banjir melanda sejumlah kawasan. Kondisi jalan yang bergelombang dan rusak, seperti yang terlihat di Jalan Gedong Panjang, Penjaringan Jakarta Utara, menjadi perhatian serius bagi otoritas dan pengendara.
Kecelakaan di Flyover Grogol menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur jalan di Jakarta, mengingat tingginya volume kendaraan, termasuk ojek online, yang beroperasi setiap hari. Diharapkan, langkah-langkah proaktif dari DBM dapat mengurangi risiko serupa di masa depan dan meningkatkan kenyamanan berkendara bagi masyarakat.