Akses Jalan Terminal Terpadu Depok Rusak Parah, Warga Keluhkan Mirip Kubangan Kerbau
Kondisi akses jalan menuju dan di area Terminal Terpadu Depok, Jawa Barat, mengalami kerusakan parah yang telah lama dikeluhkan oleh warga dan sopir angkot. Kerusakan ini ditandai dengan banyaknya lubang di permukaan jalan, yang menurut salah seorang warga, Miftahul Ulum, sudah berlangsung dalam waktu lama tanpa perbaikan signifikan.
Keluhan Warga dan Dampak Kerusakan
Miftahul Ulum, yang setiap hari mengantar istrinya menggunakan transportasi Commuter Line dari Stasiun Depok Baru yang terintegrasi dengan terminal, menyatakan bahwa kondisi jalan sangat buruk. "Kalau hujan di sini lubangnya tertutup dengan air, mirip kubangan kerbau," ujarnya pada Kamis, 12 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa mobilnya pernah mengalami kerusakan akibat tidak mengetahui lubang yang tertutup genangan air, menyebabkan bumper depan penyok.
Kerusakan akses jalan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan risiko kecelakaan dan kerugian material bagi pengguna jalan. Warga berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang untuk memperbaiki infrastruktur yang vital ini.
Berita Terkait Lainnya
Selain isu jalan rusak di Depok, terdapat dua berita populer lainnya yang ramai diperbincangkan. Pertama, ikon Pesut Mahakam di Desa Muara Muntai, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang viral di media sosial karena dibangun dengan anggaran hanya Rp 350 ribu. Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain Ahmad, menjelaskan bahwa patung tersebut dibuat tanpa dana khusus, memanfaatkan sisa material pembangunan.
Kedua, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026, untuk membahas teknologi pengolahan sampah skala mikro. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyebutkan bahwa rapat ini melanjutkan pembahasan sebelumnya dan dihadiri oleh tujuh orang undangan.
Dengan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di Depok, diharapkan pemerintah setempat dapat segera menindaklanjuti keluhan warga untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan keselamatan jalan.