Jalan Semarang-Godong Kembali Normal, Perbaikan Pascabanjir Tuntas Sebelum Lebaran
Perbaikan ruas Jalan Semarang-Godong serta tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, akhirnya tuntas. Jalur tersebut kini kembali dioperasikan, tepat sepekan menjelang Lebaran, setelah mengalami kerusakan parah akibat banjir.
Pembukaan Kembali oleh Gubernur Jawa Tengah
Pengoperasian kembali ruas jalan itu ditandai dengan pembukaan blokade oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pembukaan akses jalan tersebut disambut riang gembira oleh masyarakat setempat maupun para pengguna jalan yang melintas, yang selama ini terpaksa menempuh rute alternatif dengan jarak jauh lebih panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi menekankan bahwa ruas Jalan Semarang-Godong memiliki peran yang sangat penting karena menjadi jalur utama penghubung aktivitas perekonomian, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat di wilayah Semarang, Demak, dan Purwodadi.
"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya, H-7 lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," jelas Luthfi, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Antusiasme dan Haru Warga Lokal
Antusiasme warga terlihat saat Ahmad Luthfi beserta rombongan tiba di lokasi. Sapaan hangat dan ucapan terima kasih langsung dilontarkan oleh warga yang telah menunggu. Melihat sambutan tersebut, Luthfi pun menghampiri warga, menciptakan suasana haru di mana sejumlah warga tampak histeris sambil mengucapkan terima kasih, bahkan ada yang meneteskan air mata.
Luthfi kemudian menenangkan warga dengan candaan, memeluk mereka, serta melayani permintaan foto bersama. "Seneng napa mboten? (Senang apa tidak?) Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi lebaran, semoga sejahtera semuanya," katanya.
Permintaan Perawatan Tanggul dan Dampak Positif
Selain pengoperasian kembali jalan, Luthfi juga meminta Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta pemangku kepentingan terkait untuk melakukan perawatan tanggul sungai, antara lain melalui penanaman pohon dan pemeliharaan rutin. "Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," pesannya.
Sementara itu, warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, yang terdampak jebolnya tanggul pada 15 Februari 2026 lalu, menyambut antusias pembukaan kembali operasional jalan dan tanggul sungai. Sejak pagi, warga sudah berkerumun di lokasi setelah mendengar kabar Gubernur Jawa Tengah tersebut akan meninjau sekaligus meresmikan pembukaan ruas Jalan Semarang-Godong.
"Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi," ujar seorang pengendara sepeda motor. Di sisi lain, salah seorang warga Tinanding, Yanti, juga mengaku lega setelah perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut rampung. "Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ujar Yanti.
Dengan selesainya perbaikan ini, diharapkan mobilitas dan perekonomian di wilayah tersebut dapat kembali normal, terutama dalam menyambut arus mudik Lebaran yang akan datang.
