Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa sebanyak 761 kepala keluarga (KK) atau 2.692 jiwa terdampak banjir yang merendam 10 kelurahan di dua kecamatan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Peristiwa ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Penyebab Banjir
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya pada Senin, 18 Mei 2026, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Serdadu setelah hujan deras. Air kemudian menggenangi permukiman warga dan areal persawahan di sejumlah wilayah terdampak.
Wilayah Terdampak
Banjir melanda dua kecamatan, yaitu Kecamatan Kota Timur dan Kecamatan Kota Utara. Di Kecamatan Kota Timur, kelurahan yang terdampak meliputi Heledula Utara, Moodu, Heledula Selatan, Padebuolo, dan Ipilo. Sementara di Kecamatan Kota Utara, banjir terjadi di Kelurahan Wongkaditi Timur, Wongkaditi Barat, Dembe Jaya, Dembe II, dan Dulomo.
Dampak Banjir
Berdasarkan data sementara, sekitar 761 KK atau 2.692 jiwa terdampak banjir. Data ini masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Selain itu, sekitar 603 unit rumah dilaporkan terendam genangan banjir. Tim BPBD Kota Gorontalo telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak.
Penanganan
Abdul Muhari menambahkan bahwa tim BPBD turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen kondisi warga dan dampak banjir yang terjadi. Langkah-langkah penanganan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.



