5 Desa di Aceh Tengah Kembali Terisolasi Usai Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat yang dibangun pasca bencana banjir dan longsor di Aceh Tengah ambruk akibat hujan deras, menyebabkan lima desa kembali terisolir. Insiden ini terjadi di Desa Bur Lah, Kecamatan Ketol, dan Kampung Terang Engon, Kecamatan Silih Nara, tanpa korban jiwa.
Penyebab dan Dampak Kerusakan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menjelaskan bahwa hujan deras sejak sore hari mengakibatkan banjir, sehingga jembatan darurat yang dibangun beberapa waktu lalu saat bencana hidrometeorologi ambruk. "Saat ini hujan deras masih terjadi dan debit air masih sangat deras," jelas Bahron.
Akibatnya, empat kampung di Kecamatan Ketol dan satu desa di Kecamatan Silih Nara kembali terisolir. Pemerintah setempat telah mengerahkan dua alat berat ke lokasi untuk membuka kembali akses warga.
Kondisi di Wilayah Lain
Sementara itu, di Bener Meriah, hujan deras juga menyebabkan Sungai Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo, meluap. Hal ini mengakibatkan akses jalan Bireuen-Bener Meriah putus total, memperparah situasi transportasi di wilayah tersebut.
BPBA terus memantau perkembangan dan berupaya menormalisasi kondisi secepat mungkin, meskipun cuaca ekstrem masih berlangsung.



