Harga Bensin AS Sentuh Rp 78.600 per Galon, Naik 52% Akibat Konflik Iran
Harga Bensin AS Tembus Rp 78.600 per Galon

Harga bensin di Amerika Serikat mengalami lonjakan signifikan di tengah dampak berkepanjangan dari perang antara Amerika Serikat dan Iran yang terus memengaruhi pasar energi global. Pada Rabu (6/5/2026), harga rata-rata bensin di AS tercatat mencapai 4,54 dolar AS per galon, atau setara dengan sekitar Rp 78.600 per galon. Lonjakan ini terjadi dalam sehari, di mana harga naik sebesar 31 sen atau sekitar Rp 5.300. Secara keseluruhan, harga bensin saat ini telah meningkat sekitar 52 persen dibandingkan dengan harga sebelum konflik dimulai.

Penyebab Kenaikan Harga Bensin

Data yang dirilis oleh American Automobile Association (AAA) menunjukkan bahwa kenaikan harga ini terjadi seiring dengan terganggunya pasokan minyak global. Faktor utama yang memicu gangguan tersebut adalah terhentinya aktivitas kapal tanker di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia. Konflik antara AS dan Iran telah menyebabkan ketidakstabilan di kawasan tersebut, menghambat distribusi minyak mentah dan produk olahannya.

Dampak pada Konsumen dan Ekonomi

Kenaikan harga bensin ini berdampak langsung pada konsumen di AS, terutama mereka yang bergantung pada kendaraan pribadi untuk mobilitas sehari-hari. Harga yang lebih tinggi juga berpotensi memicu inflasi lebih lanjut, mengingat biaya transportasi yang meningkat akan memengaruhi harga barang dan jasa lainnya. Para analis memperkirakan bahwa harga bensin masih berpotensi naik lebih tinggi jika konflik tidak segera mereda dan pasokan minyak global tidak pulih.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemerintah AS telah mempertimbangkan berbagai langkah untuk menstabilkan harga, termasuk kemungkinan penggunaan cadangan minyak strategis. Namun, efektivitas langkah tersebut masih diperdebatkan karena skala gangguan pasokan yang cukup besar. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kenaikan biaya hidup dan mencari alternatif transportasi yang lebih efisien.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga