Tol MBZ Kembali Dibuka Setelah Penutupan 1,5 Jam, Arus Mudik Kini Lancar
Jalan layang Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) telah dibuka kembali setelah sempat ditutup selama satu setengah jam akibat puncak arus mudik yang tinggi pada Kamis (19/3/2026). Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengonfirmasi bahwa kondisi lalu lintas kini telah lancar setelah penutupan sementara tersebut.
"MBZ tadi kita tutup hampir satu setengah jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai, tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar. Sudah lancar ya," kata Irjen Agus Suryonugroho di command center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara.
Alasan Penutupan dan Strategi Pengalihan
Irjen Agus menjelaskan bahwa penutupan Tol MBZ dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik yang meningkat pesat. Selain itu, tol tersebut dinilai panas dan tidak memiliki rest area yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan masalah bagi pengendara.
"Oleh sebab itu tadi ada tiga langkah-langkah yang harus kita lakukan. Kita sempat menutup MBZ. Karena MBZ di samping panas tidak ada rest area, kita lewatkan bawah," sebutnya. Saat MBZ ditutup, pengendara diarahkan melalui tol Jakarta-Cikampek sebagai alternatif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Strategi Baru dan Perbedaan Karakter Mudik
Kepolisian menerapkan sejumlah strategi baru tahun ini untuk mengantisipasi kepadatan selama periode mudik. Irjen Agus menyebutkan bahwa karakter arus mudik tahun ini memiliki sedikit perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya, yang memerlukan penanganan khusus.
"Tetapi dalam rangka mempersiapkan contraflow di 36 sampai 47. Setelah selesai nanti kita buka lagi. Ini kan beda, tahun lalu tidak ada. 47 masih padat lagi, kita buka lagi 47 ke 48, dua lajur. Masih kurang memperlancar arus, kita buka lagi dari 58 sampai ke 70. Sampai 70 lepas ketemu one way nasional," ungkapnya.
Puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3), di mana kepolisian melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow dan one way nasional, untuk mengelola kepadatan. Dengan dibukanya kembali Tol MBZ dan penerapan strategi tersebut, diharapkan arus mudik dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.



