Rekayasa Lalu Lintas One Way Diperpanjang Hingga Km 459 Tol Semarang-Solo
Penerapan rekayasa lalu lintas one way untuk arus mudik Lebaran 2026 telah dimulai hari ini, Rabu (18/3/2026). Kebijakan ini awalnya diberlakukan secara nasional, kemudian dilanjutkan dengan skema lokal yang bahkan diperpanjang hingga Km 459 di Tol Semarang-Solo.
Dari One Way Nasional ke Perpanjangan Lokal
One way nasional pertama kali diterapkan siang hari tadi, mencakup ruas Tol Cikampek Utama (Cikatama) Km 70 hingga Km 414 Tol Kalikangkung. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperlancar arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Tol Trans Jawa, yang menjadi jalur utama mudik.
Selanjutnya, pada pukul 16.30 WIB, rekayasa lalu lintas dilanjutkan dengan one way lokal dari Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 442 Tol Semarang-Solo. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga kelancaran perjalanan menuju Bawen, Solo, dan Surabaya.
Diskresi Kepolisian Perpanjang One Way Hingga Km 459
Berdasarkan diskresi kepolisian, kebijakan one way lokal kemudian diperpanjang lagi pada pukul 17.20 WIB. Perpanjangan ini membawa ruas one way hingga Km 459 Tol Semarang-Solo, sebagai bagian dari upaya terintegrasi untuk memastikan distribusi lalu lintas tetap terkendali.
"Melalui sinergi yang solid antara JTT, JSB, dan TMJ, kami memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari penyiapan petugas, optimalisasi gardu tol, hingga dukungan sarana dan prasarana lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk menjamin rekayasa lalu lintas dapat berjalan efektif, aman, dan tertib," ujar Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, dalam keterangan resminya.
Data Arus Kendaraan Keluar Jakarta Mencapai 1,1 Juta
Di sisi lain, PT Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta telah mencapai 1,1 juta di musim mudik Lebaran tahun ini. Angka tersebut setara dengan 32 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Ibu Kota.
"Rekan-rekan media, pada hari ini (17 Maret) jam 22.00, arus kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 1,1 juta, atau 1.100.000. Sehingga memasuki angka 32% dari proyeksi, sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya," jelas Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga, dari command center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara.
Dengan penerapan one way yang diperpanjang ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar dan aman, khususnya menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan Jawa Timur.
