Jalan Ciledug Raya di Jaksel Tergenang Air Setinggi 40 Cm Pasca Hujan Lebat
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Sabtu (4/4/2025) menyebabkan genangan air signifikan di Jalan Ciledug Raya, tepatnya di area Kebayoran Park, Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan. Ketinggian air dilaporkan mencapai 40 sentimeter, mengakibatkan gangguan lalu lintas dan kemacetan di lokasi tersebut.
Informasi Resmi dari BPBD DKI Jakarta
Kepala Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Muhammad Yohan, mengonfirmasi kejadian ini melalui keterangan resmi. "Ruas jalan tergenang, Jl. Ciledug Raya (Kebayoran Park), Kel. Ulujami, Jakarta Selatan. Ketinggian 40 cm," ujarnya. Genangan ini juga memicu keluhan dari warga yang diunggah melalui berbagai platform media sosial, memperparah kondisi kemacetan yang terjadi.
Satu RT di Rawa Buaya Masih Terendam Banjir
Selain di Jalan Ciledug Raya, Yohan menyebutkan bahwa hingga pukul 21.00 WIB pada malam yang sama, masih terdapat satu Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Rawa Buaya yang terendam banjir. "Ketinggian 25 cm. Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke," jelasnya. Kejadian ini menandakan bahwa dampak hujan deras masih berlanjut di beberapa titik, meskipun di lokasi lain banjir telah mulai surut.
Lokasi Banjir yang Telah Surut
BPBD DKI Jakarta juga melaporkan sejumlah area di Jakarta di mana banjir telah surut, antara lain:
- Kelurahan Pela Mampang: 9 RT
- Kelurahan Bangka: 1 RT
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa wilayah mulai pulih, ancaman genangan dan banjir masih perlu diwaspadai, terutama mengingat potensi hujan lanjutan.
Imbauan Penting dari BPBD DKI Jakarta
Dalam menghadapi situasi ini, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan air yang mungkin terjadi. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tegas Yohan. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan warga dan respons cepat jika terjadi keadaan darurat terkait bencana banjir.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani dampak cuaca ekstrem, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Jakarta Selatan.



