Pramono Kukuhkan 117 Petugas Haji DKI, Ingatkan Layanan dengan Hati dan Sabar
Pramono Kukuhkan 117 Petugas Haji, Ingatkan Layanan dengan Hati

Pramono Anung Resmi Kukuhkan 117 Petugas Haji DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi telah mengukuhkan sebanyak 117 petugas penyelenggara ibadah haji asal ibu kota. Pengukuhan berlangsung di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 16 April 2026. Para petugas terpilih ini akan bertugas mendampingi dan melayani 7.819 calon jemaah haji dari DKI Jakarta yang terbagi dalam 19 kelompok terbang atau kloter.

Pesan Khusus untuk Persiapan Menghadapi Berbagai Kondisi

Dalam sambutannya, Pramono memberikan pesan khusus agar seluruh petugas siap menghadapi berbagai kemungkinan kondisi di lapangan, termasuk skenario terburuk selama menjalankan tugas. "Dalam tugas pasti akan diuji karena menghadapi begitu banyak orang dengan berbagai latar belakang. Bahkan mungkin, mudah-mudahan tidak terjadi, ada calon jemaah yang tidak bisa pulang, ada calon jemaah yang hilang, ada calon jemaah yang karena sudah sepuh menjadi beban," ujar Pramono dengan nada serius.

Ia menegaskan bahwa esensi utama dari menjadi seorang petugas haji adalah memberikan pelayanan terbaik kepada setiap jemaah. Pramono meminta agar para petugas tidak hanya fokus pada tugas-tugas administratif semata, tetapi benar-benar melayani dengan sepenuh hati dan ketulusan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kesempatan Istimewa dan Tantangan Emosional

Menurut Pramono, menjadi petugas haji merupakan sebuah kesempatan istimewa yang tidak didapatkan oleh semua orang. Ia menyebut para petugas ini sebagai orang-orang terpilih yang terpanggil untuk mengabdi dan melayani umat. "Untuk menjadi petugas haji nggak gampang, kalau saudara tidak dipanggil nggak mungkin," tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji seringkali datang dari faktor emosional, baik dari sisi jemaah maupun dari petugas itu sendiri. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran, ketenangan, dan profesionalitas selama masa penugasan.

Dua Keuntungan: Ibadah dan Rezeki

Pramono menyampaikan motivasi bahwa dengan melayani dengan baik, para petugas haji akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus. "Kalau saudara-saudara bisa melayani dengan baik, saya yakin sebagai petugas haji, saudara sekalian dapat dua hal: yang pertama ibadah, yang kedua rezeki nomplok," ungkapnya dengan semangat.

Ia menambahkan, "Yang paling utama, kalau saudara bisa melayani dengan hati, pasti saudara juga akan merasa nyaman menjalankan tugas ini." Pesan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh petugas dalam memberikan layanan optimal kepada jemaah haji DKI Jakarta pada musim haji tahun 2026 mendatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga