Negara Muslim Kompak Salahkan Israel atas Pembakaran Masjid di Tepi Barat
Negara Muslim Salahkan Israel atas Pembakaran Masjid

Negara-negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, secara kompak menyatakan bahwa mereka menganggap Israel bertanggung jawab atas serangan pembakaran terhadap dua masjid di Tepi Barat. Para pejabat Palestina telah melaporkan bahwa masjid-masjid tersebut dibakar oleh para pemukim Israel.

Kecaman Para Menteri Luar Negeri

Para menteri luar negeri dari Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki mengecam keras "kekerasan para pemukim yang terus berlanjut dan meningkat terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki". Kecaman ini merujuk pada insiden pembakaran masjid yang terjadi sehari sebelumnya.

"Para menteri menganggap Israel -- sebagai kekuatan pendudukan -- bertanggung jawab atas serangan-serangan ini," demikian pernyataan bersama mereka, sebagaimana dilansir kantor berita AFP pada Jumat (19/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Pembakaran Masjid

Pada hari Rabu lalu, para pemukim Israel membakar masjid-masjid di dua desa di Tepi Barat: Jiljiliya di utara Ramallah dan Mazari an-Nubani. Wartawan AFP yang berada di salah satu lokasi melihat dinding masjid yang hangus serta coretan grafiti. Militer Israel kemudian mengonfirmasi adanya pembakaran dan grafiti di masjid-masjid tersebut, namun tidak mengidentifikasi pelakunya.

Grafiti yang ditemukan di dinding masjid ditulis dalam bahasa Ibrani. Beberapa di antaranya bertuliskan "balas dendam" dan "Hai dari Hilltop Youth". Hilltop Youth adalah kelompok warga Israel di Tepi Barat yang sering dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina, dengan tujuan mengusir mereka dari daerah yang ingin dikuasai.

Lonjakan Serangan Pemukim

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya serangan terhadap komunitas Palestina oleh para pemukim Yahudi di Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza pada tahun 2023. Situasi ini menambah ketegangan yang sudah tinggi di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Wakil Presiden Amerika Serikat juga sempat geram terhadap Israel yang mengkritik nota kesepahaman dengan Iran, dengan mengatakan bahwa senjata Israel dibiayai oleh uang pajak AS.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga