Jadwal Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026, Lengkap dengan Niat dan Keutamaan
Jadwal Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026

Puasa Arafah dan Tarwiyah: Ibadah Sunnah Jelang Idul Adha

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, termasuk puasa Arafah dan Tarwiyah. Puasa Arafah merupakan ibadah puasa yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah, bertepatan dengan saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah. Sementara itu, puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada 8 Zulhijah, sehari sebelum Hari Arafah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan yang besar dan dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Jadwal Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, puasa Tarwiyah 2026 jatuh pada tanggal 8 Zulhijah 1447 H, sedangkan puasa Arafah jatuh pada 9 Zulhijah 1447 H. Untuk menentukan tanggal pastinya dalam kalender Masehi, diperlukan penetapan awal bulan Zulhijah oleh pemerintah melalui sidang isbat. Namun, secara umum, puasa Tarwiyah diperkirakan akan jatuh pada pertengahan Juni 2026 dan puasa Arafah pada keesokan harinya. Umat Islam disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia guna memastikan jadwal yang akurat.

Niat dan Tata Cara Puasa Arafah dan Tarwiyah

Niat puasa Arafah dan Tarwiyah dilakukan pada malam hari atau saat sahur sebelum terbit fajar. Berikut adalah lafal niat puasa Arafah: "Nawaitu shauma Arafata sunnatan lillahi ta'ala" yang artinya "Saya niat puasa Arafah sunnah karena Allah Ta'ala." Untuk puasa Tarwiyah: "Nawaitu shauma Tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala" (Saya niat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala). Tata cara pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah lainnya, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, serta memperbanyak amalan sunnah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan bersedekah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keutamaan Puasa Arafah dan Tarwiyah

Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim. Sementara itu, puasa Tarwiyah juga memiliki keutamaan, meskipun tidak sebesar puasa Arafah. Melaksanakan kedua puasa ini merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Selain itu, puasa ini juga menjadi kesempatan untuk meraih pahala berlipat ganda di bulan Zulhijah, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Amalan Lain yang Dianjurkan pada 10 Hari Pertama Zulhijah

Selain puasa Arafah dan Tarwiyah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, seperti bertakbir, bertahmid, bertahlil, dan bersedekah. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Oleh karena itu, selain berpuasa, perbanyaklah ibadah lainnya untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga