Kemenhaj Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Usai Bus Jemaah Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah
Sebuah bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah. Insiden ini terjadi sekitar 50 kilometer sebelum memasuki Kota Madinah, tepatnya setelah melewati pos pemeriksaan terakhir pada Kamis 26 Maret 2026.
Semua Jemaah Selamat Berkat Tindakan Cepat Sopir
Terkait kejadian tersebut, Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) M. Ilham Effendy memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. "Alhamdulillah semua jemaah berjumlah 24 orang selamat. Sopir sigap menghentikan bus dan langsung meminta jemaah turun saat muncul tanda-tanda gangguan," ujar Ilham dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Menurut dia, meski sempat membuat tegang, seluruh jemaah berhasil diamankan dan segera dievakuasi menggunakan bus pengganti. "Saat ini jemaah sudah berada di Madinah, beristirahat dengan baik, dan dalam kondisi yang stabil. Kami terus berkomunikasi dengan pendamping jemaah dan pihak muassasah untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi," ucap Ilham.
Kemenhaj Koordinasi untuk Dukungan dan Kompensasi
Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj melalui KUH juga tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar jemaah mendapatkan perhatian dan dukungan, termasuk terkait penggantian atas barang bawaan yang terdampak. "Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini," terang Ilham.
Kemenhaj mengimbau seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kemlu RI Konfirmasi Insiden dan Penanganan Lanjutan
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) juga mengonfirmasi insiden ini. Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyatakan bahwa bus yang mengangkut 24 jemaah umrah WNI mengalami kebakaran setelah melewati titik pemeriksaan terakhir menuju Kota Madinah.
Heni menambahkan, "Diketahui insiden bermula saat ban belakang bus pecah, yang kemudian disusul munculnya asap dari bagian luar depan kendaraan. Pengemudi bus sempat menghentikan kendaraan agar seluruh jemaah dapat turun untuk menyelamatkan diri. Tidak lama kemudian, api muncul dari bagian belakang bus dan membakar seluruh kendaraan, termasuk koper dan barang bawaan jemaah yang berada di dalam bus."
"Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti. Saat ini semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah," jelas Heni.
Kemlu RI dan KJRI Jeddah terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak agen perjalanan, muasasah, dan otoritas terkait di Arab Saudi guna memastikan penanganan lanjutan bagi para jemaah, termasuk permintaan kompensasi barang bawaan jemaah yang hangus terbakar dalam insiden tersebut.
Insiden ini mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi bagi jemaah umrah, dengan harapan tidak terulang di masa depan.



