Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
Umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia bersiap menyelenggarakan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2026. Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026 berdasarkan perhitungan astronomis yang dilakukan oleh organisasi tersebut.
Pemerintah Masih Tunggu Sidang Isbat Kementerian Agama
Sementara itu, pemerintah Indonesia masih menunggu keputusan resmi dari Sidang Isbat Kementerian Agama yang akan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang ini bertujuan untuk menentukan awal bulan Ramadan secara nasional, dengan mempertimbangkan metode rukyatul hilal atau pengamatan bulan.
Perbedaan penetapan antara Muhammadiyah dan pemerintah sering terjadi karena metode yang digunakan. Muhammadiyah mengandalkan hisab atau perhitungan astronomis, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama biasanya menggabungkan hisab dengan rukyat.
Ramadan dan Idul Fitri Identik dengan Berbagai Promo
Bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri selalu identik dengan berbagai promo, diskon, dan paket berbuka puasa yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya di Indonesia, di mana bisnis dan ritel ramai menawarkan penawaran khusus selama bulan suci ini.
Masyarakat pun antusias menyambut momen ini, tidak hanya untuk ibadah tetapi juga untuk kegiatan sosial dan ekonomi. Promo-promo tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion, hingga perjalanan, yang turut mendorong perputaran ekonomi selama Ramadan.
Dengan penetapan awal puasa yang sudah diumumkan oleh Muhammadiyah, umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri secara spiritual dan logistik. Namun, keputusan final dari pemerintah masih dinantikan untuk memastikan keseragaman dalam pelaksanaan ibadah di tingkat nasional.



