Hanya 9.000 Masjid Wakaf di Banten Bersertifikat, Gubernur Andra Soni Minta DMI Percepat Proses
9.000 Masjid Wakaf di Banten Bersertifikat, Andra Soni Minta DMI Percepat

Hanya 9.000 Masjid Wakaf di Banten yang Sudah Bersertifikat, Gubernur Andra Soni Minta DMI Percepat Proses

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan fakta mengejutkan terkait status sertifikasi tanah wakaf untuk masjid dan musala di provinsi tersebut. Menurutnya, dari sekitar 15 ribu masjid dan musala wakaf yang ada di Banten, baru sekitar 9.000 yang telah memiliki sertifikat resmi. Hal ini disampaikannya dalam acara Safari Ramadan di Masjid Al Bantani, Kota Serang, pada Senin (23/2/2026).

Kolaborasi untuk Percepat Sertifikasi

Andra Soni memberikan pesan khusus kepada pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten untuk bersama-sama mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf tersebut. "Di Banten itu ada sekitar 15 ribu masjid dan musala, sementara yang baru tersertifikasi wakafnya baru mencapai sekitar 9.000. Supaya semuanya selesai dengan cepat, kita harus berkolaborasi," tegas Andra.

Ia mengingatkan bahwa sebelumnya sudah ada kerja sama antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan berbagai lembaga keagamaan untuk mempermudah proses sertifikasi tanah wakaf. Namun, menurutnya, masih diperlukan upaya lebih intensif untuk menyelesaikan sertifikasi ribuan masjid dan musala yang belum memiliki kepastian hukum tersebut.

Ramadan Momentum Berbagi dan Kebersamaan

Acara Safari Ramadan tersebut dihadiri pula oleh Kapolda Banten Irjen Hengki dan Ketua DMI Provinsi Banten Bunyamin Hafidz. Dalam kesempatan itu, dibagikan bantuan sosial total senilai Rp233 juta untuk mustahik di Kota Serang, yang mencakup:

  • Para ustaz dan guru ngaji
  • Pengurus masjid setempat
  • Masyarakat yang membutuhkan lainnya

Andra Soni menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk saling berbagi dan membantu sesama. "Mudah-mudahan puasa yang kita jalankan bersama ini selain mendapatkan pahala juga mendapat keberkahannya," ujarnya penuh harap.

Komitmen Keamanan Selama Ramadan

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa Safari Ramadan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat. "Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kebersamaan dan kepedulian kita kepada masyarakat," jelas Hengki.

Ia menambahkan bahwa Polda Banten berkomitmen penuh untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadan. "Kami dari Polda Banten berkomitmen untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang," tegas Kapolda.

Dengan adanya pernyataan resmi dari Gubernur Banten ini, diharapkan proses sertifikasi tanah wakaf untuk masjid dan musala di provinsi tersebut dapat segera tuntas, memberikan kepastian hukum dan melindungi aset-aset keagamaan yang sangat berharga bagi masyarakat Muslim Banten.