4 Doa Buka Puasa Ramadan yang Dianjurkan Beserta Maknanya
Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan! Umat Islam diwajibkan berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dan sangat dianjurkan untuk segera berbuka saat waktu Maghrib tiba, diikuti dengan membaca doa buka puasa. Mengutip dari laman NU Online, berikut empat pilihan doa buka puasa Ramadan yang dapat diamalkan untuk menyempurnakan ibadah.
1. Doa Riwayat Sahabat Mu'adz bin Zuhrah
Lafal: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ (Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu).
Arti: Ya Allah, hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka. Doa ini merupakan salah satu yang paling umum digunakan dan dianjurkan dalam berbagai kitab.
2. Doa Riwayat Sahabat Abdullah bin 'Umar
Lafal: ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ (Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah).
Arti: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaAllah. Doa ini sering ditambahkan ketika berbuka dengan air, sebagaimana dijelaskan dalam kitab-kitab fikih.
3. Penjelasan dari Kitab I'anah at-Thalibin
Dalam Hasyiyah I'anah at-Thalibin juz 2 halaman 279, Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi menekankan bahwa doa berbuka puasa yang baik adalah membaca lafal dari hadits riwayat Mu'adz bin Zuhrah. Sementara itu, lafal doa dari riwayat Abdullah bin Umar disarankan untuk ditambahkan khusus bagi mereka yang berbuka dengan menggunakan air. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dalam praktik ibadah sesuai dengan kondisi.
4. Doa dari Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna
Lafal: اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ (Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu).
Arti: Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya. Doa ini lebih panjang dan mencakup unsur syukur serta permohonan ampun.
Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa ini, diharapkan ibadah puasa Ramadan menjadi lebih bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah. Selalu perhatikan waktu buka puasa sesuai jadwal yang berlaku di daerah masing-masing untuk menjaga kesempurnaan ibadah.



