Menjelajahi 10 Makanan dengan Rating Terburuk di Dunia Tahun 2026 Versi TasteAtlas
TasteAtlas, platform panduan kuliner global, kembali merilis daftar makanan dengan rating terendah di dunia untuk tahun 2026. Daftar ini didasarkan pada penilaian pengguna terhadap berbagai hidangan tradisional dari seluruh penjuru dunia. Beberapa makanan yang masuk dalam daftar ini mungkin mengejutkan, mengingat popularitasnya di negara asal. Berikut adalah 10 makanan dengan rating terburuk versi TasteAtlas tahun 2026.
1. Coddle (Irlandia)
Coddle adalah sup tradisional Irlandia yang terbuat dari sosis, daging babi asap, kentang, dan bawang bombay. Meskipun dianggap sebagai makanan rumahan yang hangat di Irlandia, coddle mendapat rating rendah karena teksturnya yang lembek dan rasa yang dianggap hambar oleh banyak pengguna internasional.
2. Pizza Hawaii (Kanada)
Pizza Hawaii yang dipopulerkan di Kanada ini selalu menjadi bahan perdebatan. Topping nanas dan ham sering dianggap tidak cocok dengan pizza klasik. Banyak pengguna TasteAtlas menilai kombinasi rasa manis dan asin pada pizza ini terlalu kontroversial, sehingga mendapat rating buruk.
3. Surströmming (Swedia)
Ikan fermentasi asal Swedia ini terkenal dengan aroma menyengat yang sangat kuat. Surströmming sering dianggap sebagai salah satu makanan paling menjijikkan di dunia. Meskipun memiliki penggemar setia di Swedia, ratingnya di TasteAtlas sangat rendah karena baunya yang sulit diterima.
4. Lutefisk (Norwegia)
Lutefisk adalah hidangan ikan kod kering yang direndam dalam larutan alkali. Teksturnya yang seperti jeli dan rasa yang aneh membuat banyak orang asing enggan mencobanya. Di Norwegia, lutefisk disajikan saat perayaan tertentu, namun secara global dianggap sebagai makanan dengan rating terburuk.
5. Haggis (Skotlandia)
Haggis terbuat dari jeroan domba yang dicincang dan dicampur dengan oatmeal, lemak, serta bumbu, lalu dimasak dalam perut domba. Meskipun menjadi ikon kuliner Skotlandia, banyak orang yang tidak terbiasa dengan tekstur dan rasa haggis, sehingga mendapat rating rendah dari pengguna TasteAtlas.
6. Balut (Filipina)
Balut adalah telur bebek yang telah dibuahi dan dierami selama 14-21 hari, kemudian direbus dan dimakan langsung. Hidangan ini populer di Filipina dan Vietnam, namun sering menimbulkan rasa jijik karena embrio bebek yang masih utuh di dalamnya. Rating balut di TasteAtlas sangat rendah.
7. Spam (Amerika Serikat)
Daging kalengan asal AS ini sering dianggap sebagai makanan darurat atau makanan murah. Meskipun populer di beberapa negara seperti Hawaii dan Korea, Spam dinilai memiliki rasa yang terlalu asin dan tekstur yang tidak alami, sehingga masuk dalam daftar makanan rating terburuk.
8. Jellied Eels (Inggris)
Jellied eels adalah hidangan tradisional London yang terbuat dari belut yang direbus dalam kaldu dan dibiarkan mengental menjadi jeli. Banyak orang yang tidak menyukai tekstur licin dan rasa amis dari belut, sehingga hidangan ini mendapat rating buruk di TasteAtlas.
9. Black Pudding (Inggris)
Black pudding adalah sosis darah yang terbuat dari darah babi atau sapi yang dicampur dengan lemak dan oatmeal. Meskipun populer di Inggris dan Irlandia sebagai bagian dari sarapan tradisional, banyak orang yang merasa tidak nyaman dengan bahan dasarnya, sehingga ratingnya rendah.
10. Vegemite (Australia)
Vegemite adalah olesan berwarna hitam yang terbuat dari ekstrak ragi. Rasanya yang sangat asin dan pahit membuat banyak orang asing tidak menyukainya. Meskipun menjadi kebanggaan Australia, Vegemite sering dianggap sebagai salah satu makanan dengan rasa paling aneh di dunia.
Daftar ini menunjukkan bahwa selera kuliner sangat subjektif. Makanan yang dianggap lezat di suatu negara bisa menjadi mimpi buruk bagi orang lain. Apakah Anda pernah mencoba salah satu dari makanan di atas? Bagikan pengalaman Anda!



