Naoko Watanabe (44), perempuan asal Jepang yang mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menaklukkan puncak Gunung K2 sebanyak tiga kali, menegaskan bahwa mendaki gunung baginya bukan sekadar mengejar rekor. Bagi Watanabe, mendaki adalah tentang menikmati petualangan, menemukan kebahagiaan, serta mengenal orang, makanan, dan budaya baru.
Petualangan Tanpa Batas
Watanabe sendiri baru saja menuntaskan misinya mendaki 14 gunung tertinggi di dunia yang dikenal sebagai "Atap Dunia". Ia menekankan bahwa setiap pendakian memberikan pengalaman unik yang tidak bisa diukur dengan angka atau rekor. "Saya mendaki untuk merasakan kebebasan dan keindahan alam, bukan untuk bersaing," ujarnya.
Persiapan Menuju Nanga Parbat
Kini, Watanabe bersiap kembali ke gunung favoritnya, Nanga Parbat di Pakistan, yang kerap dijuluki sebagai "gunung pembunuh", pada Juni mendatang bersama rombongan pendaki amatir. Ia berencana membimbing mereka melewati rute berbahaya sambil berbagi pengalaman dan semangat petualangan.
Pesan untuk Pendaki Muda
Watanabe berharap para pendaki muda tidak hanya fokus pada pencapaian puncak, tetapi juga menikmati setiap langkah perjalanan. "Gunung mengajarkan kita tentang kerendahan hati, ketekunan, dan keindahan alam yang luar biasa," tambahnya.



