390 Pendaki Serbu Gunung Lawu Jelang Malam 1 Suro, BPBD Siaga
390 Pendaki Serbu Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 390 pendaki telah melakukan aktivitas pendakian di jalur Cemorosewu Gunung Lawu menjelang peringatan 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Gunung yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah ini menjadi destinasi favorit bagi para pendaki yang ingin berziarah dan melakukan tirakat pada bulan Suro.

Ratusan Pendaki Padati Jalur Cemorosewu

Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Eka Radityo, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan petugas gabungan di Pos Pengamanan Gunung Lawu via Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, tercatat 390 pendaki. Dari jumlah tersebut, 150 orang memilih berkemah di puncak, sementara 240 lainnya melakukan pendakian tektok (naik dan turun dalam sehari).

"Sekitar 390 pendaki tercatat melakukan aktivitas di jalur Cemorosewu, dengan rincian 150 orang berkemah di puncak dan 240 orang memilih jalur tektok," ujar Eka dalam keterangannya di Magetan, Minggu, 14 Juni 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengamanan Ketat oleh Petugas Gabungan

Bertepatan dengan momen 1 Suro, BPBD Magetan bersama petugas gabungan telah menyiapkan pengamanan khusus. Pasalnya, jumlah pendaki biasanya meningkat signifikan pada periode tersebut. Petugas gabungan terdiri dari BPBD Magetan, Kodim Magetan, Polres Magetan, Perhutani KPH Lawu dan sekitarnya, serta relawan dari Paguyuban Giri Lawu (PGL).

"Petugas gabungan terdiri dari unsur BPBD Magetan, Kodim Magetan, Polres Magetan, Perhutani KPH Lawu dan sekitarnya, serta relawan dari Paguyuban Giri Lawu (PGL)," jelas Eka.

Imbauan Keselamatan bagi Pendaki

Eka menambahkan bahwa jumlah pendaki diperkirakan akan terus bertambah pada malam 1 Suro, Senin, 15 Juni 2026. Oleh karena itu, petugas gabungan mengingatkan para pendaki untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau. Suhu dingin dan ekstrem diperkirakan akan melanda kawasan puncak, sehingga pendaki diminta membawa perlengkapan yang memadai demi keselamatan.

"Selain menyiapkan pengamanan, petugas gabungan BPBD juga mengingatkan pendaki untuk memperhatikan kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau. Di mana, pada saat diperkirakan suhu akan dingin dan ekstrem, sehingga pendaki diminta membawa perlengkapan yang memadai guna menjaga keselamatan," papar dia.

BPBD juga mewajibkan setiap pendaki untuk melakukan registrasi resmi di basecamp sebelum memulai pendakian. Selain itu, pendaki dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan.

"Pendaki juga dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan," tegas Eka.

Gunung Lawu bagi masyarakat Jawa pada bulan Suro tidak hanya menjadi destinasi pendakian, tetapi juga tempat ziarah atau tirakat. Oleh karena itu, setiap bulan Suro, gunung di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah ini selalu ramai dikunjungi pendaki.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga