Tentara Israel Masukkan Rokok ke Mulut Patung Bunda Maria di Lebanon
Tentara Israel Masukkan Rokok ke Mulut Patung Bunda Maria

Tentara Israel kembali membuat ulah yang mengejutkan dunia. Sebuah foto yang beredar luas di media sosial pada Rabu (6/5) memperlihatkan seorang tentara Israel dengan satu lengan merangkul patung Bunda Maria, sementara tangan lainnya memasukkan rokok ke mulut patung tersebut. Insiden ini terjadi di Lebanon selatan dan langsung memicu kecaman dari berbagai pihak.

Militer Israel Bereaksi

Militer Israel, dalam pernyataannya pada Kamis (7/5/2026), mengatakan bahwa mereka memandang insiden ini dengan sangat serius. Mereka menekankan bahwa perilaku tentara tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari personelnya. Militer Israel berkomitmen untuk menyelidiki insiden ini dan mengambil tindakan komando terhadap tentara tersebut sesuai dengan temuan penyelidikan. Tinjauan awal menunjukkan bahwa foto tersebut diambil beberapa minggu yang lalu.

Penghormatan Terhadap Kebebasan Beragama

Dalam pernyataannya, militer Israel menegaskan bahwa mereka menghormati kebebasan beragama dan beribadah, serta tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan dari semua agama dan komunitas. Mereka juga menyatakan tidak berniat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol-simbol keagamaan. Namun, pernyataan ini tidak serta merta meredakan kemarahan publik yang melihat tindakan tentara tersebut sebagai bentuk penistaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Insiden Serupa Sebelumnya

Ini bukan pertama kalinya militer Israel mendapat kecaman dalam beberapa pekan terakhir terkait perilaku tentara mereka di Lebanon selatan. Pada akhir April lalu, militer Israel mengumumkan bahwa dua tentaranya akan menerima hukuman penahanan militer selama 30 hari dan dikeluarkan dari tugas tempur karena menghancurkan patung Yesus Kristus di desa Debl, Lebanon selatan. Dalam insiden tersebut, sebuah foto menunjukkan seorang tentara Israel menggunakan palu godam untuk memukul kepala patung Yesus yang disalibkan.

Reaksi Publik dan Harapan

Tindakan tentara Israel ini menuai kecaman luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Banyak pihak menyerukan agar militer Israel mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dan mencegah terulangnya insiden serupa. Kebebasan beragama dan penghormatan terhadap simbol-simbol keagamaan merupakan nilai universal yang harus dijunjung tinggi oleh semua pihak, termasuk militer.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama, terutama di wilayah yang rawan konflik seperti Lebanon selatan. Semoga penyelidikan yang dilakukan militer Israel dapat membawa keadilan dan mencegah tindakan serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga