Analisis terbaru terhadap cetakan tubuh korban letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi mengungkapkan bahwa seorang pria meninggal sambil membawa peralatan medis. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pria tersebut kemungkinan besar adalah seorang dokter, atau dalam bahasa Latin disebut medicus.
Korban di Kebun Para Pelarian
Korban ini termasuk dalam kelompok 13 orang yang berusaha menyelamatkan diri di sebuah kebun anggur di Pompeii. Tempat tersebut kemudian dikenal sebagai "Kebun Para Pelarian." Sayangnya, kelompok ini gagal melarikan diri dari letusan mematikan yang disebabkan oleh gas beracun, seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida, serta hujan abu vulkanik. Bencana ini menewaskan ribuan orang di Pompeii dan Herculaneum.
Peralatan Medis yang Ditemukan
Cetakan tubuh pria tersebut menunjukkan ia membawa sekotak peralatan medis, termasuk pisau bedah, kait, dan alat lainnya yang lazim digunakan oleh dokter Romawi kuno. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa ia adalah seorang tenaga medis yang mungkin sedang berusaha membantu korban lain saat letusan terjadi.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan dan profesi di kota Pompeii sebelum bencana. Selain itu, analisis lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap lebih banyak detail tentang upaya penyelamatan yang dilakukan oleh para dokter pada masa itu.



