Pemprov Jabar Tegaskan Hari Tatar Sunda Bukan Ganti Nama Provinsi
Pemprov Jabar: Hari Tatar Sunda Bukan Ganti Nama

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai rencana penggantian nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mas Adi Komar, menegaskan bahwa perayaan Hari Tatar Sunda tidak ada kaitannya dengan perubahan nama provinsi secara administratif.

Perayaan Milangkala Tatar Sunda

Perayaan yang dikenal dengan Milangkala Tatar Sunda ini merupakan rangkaian kegiatan budaya, termasuk kirab budaya yang membawa mahkota Binokasih ke berbagai daerah. Acara ini bertujuan untuk mengangkat sejarah, budaya, dan identitas kesundaan yang telah berkembang sejak masa kerajaan Sunda.

Penegasan dari Pemprov Jabar

Menurut Adi, nama Provinsi Jawa Barat tetap sah dan tidak berubah karena telah diatur dalam undang-undang. Istilah Tatar Sunda yang digunakan dalam kegiatan ini lebih menitikberatkan pada aspek historis dan budaya, bukan pada aspek administrasi pemerintahan. "Tidak ada yang mengarah ke sana. Nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang. Milangkala Tatar Sunda ini unsur budaya dan teritorial historis tentang kerajaan Sunda. Jadi, tidak berkaitan dengan wilayah administratif," ujar Adi di Bandung, Minggu (17/5).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kajian Akademis dan Penetapan

Adi menjelaskan bahwa penetapan Hari dan Milangkala Tatar Sunda telah melalui kajian historis akademis oleh para akademisi sebelum akhirnya ditetapkan melalui Keputusan Gubernur. Penetapan resmi dilakukan pada 18 Mei setiap tahunnya.

Sementara itu, Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tetap diperingati setiap 19 Agustus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Tetap ada ketentuan yang mengaturnya. Tanggal 19 Agustus masih berlaku, dan kami mungkin akan menunggu kajian lebih lanjut untuk tahun depan," tutup Adi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga