Pawai Imlek Nusantara 2026 Dibuka Pejabat, 722 Personel Amankan Lapangan Banteng
Pawai Imlek 2026 Dibuka Pejabat, 722 Personel Amankan

Pawai Imlek Nusantara 2026 Dibuka dengan Pemukulan Bedug oleh Pejabat Tinggi

Puncak perayaan Imlek Nusantara 2026 berlangsung meriah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Acara ini menandai harmonisasi budaya dalam rangkaian festival tahun baru Imlek yang dihadiri ribuan masyarakat.

Rangkaian Acara Dibuka dengan Pawai Harmoni Imlek Nasional

Berdasarkan pantauan langsung, rangkaian acara dibuka dengan pawai Harmoni Imlek Nasional di kawasan Lapangan Banteng. Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi memukul bedug untuk membuka pawai tepat pukul 16.26 WIB, menciptakan momen simbolis yang penuh makna.

Dia didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar Li, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie, serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah terhadap keragaman budaya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Gubernur dan Wali Kota Turut Serta dalam Pembukaan

Selain pejabat tingkat nasional, acara ini juga dihadiri oleh kepala daerah seperti Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Mereka bersama-sama berdiri di atas panggung untuk memukul bedug, dengan pembawa acara mengajak audiens mendampingi tiga bedukan dari berbagai latar belakang.

Tiga bedug telah disiapkan di panggung: bedug dari Masjid Istiqlal dipukul oleh Nasaruddin Umar, bedug dari Gereja Katedral dipukul oleh perwakilan gereja, dan bedug dari daerah dipukul oleh Sherly Tjoanda. Ketiganya memukul bedug secara kompak, menandai dimulainya parade pawai yang spektakuler.

Parade Pawai Menampilkan Ragam Budaya Nusantara

Setelah pemukulan bedug, parade pawai segera dimulai dengan menampilkan berbagai kesenian tradisional. Penampilan barongsai dari berbagai daerah menghiasi jalanan, diikuti oleh ondel-ondel khas Betawi, Reog Ponorogo yang megah, dan pencak silat yang memukau.

Berbagai penampilan budaya Nusantara lainnya turut meramaikan acara, menunjukkan kekayaan warisan Indonesia yang berpadu dengan semangat Imlek. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa jelas di antara para pengunjung yang memadati lokasi.

722 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Ketat

Sebelum acara berlangsung, sebanyak 722 personel gabungan telah dikerahkan untuk mengawal Perayaan Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Dari total personel tersebut, 401 berasal dari Polda Metro Jaya, 125 dari unsur TNI, dan sisanya terdiri dari 40 personel Satpol PP serta dinas terkait. Dinas Perhubungan menyiapkan 20 personel, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 21 personel, dan Dinas Kesehatan mengerahkan 15 personel untuk memastikan keselamatan.

Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan keselamatan selama acara, termasuk mengupdate informasi terkait arus lalu lintas yang situasional dan menjaga barang bawaan. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan perayaan berjalan lancar tanpa gangguan.

Acara Menjadi Bukti Harmoni dalam Keberagaman

Perayaan Imlek Nusantara 2026 ini tidak hanya sekadar pesta budaya, tetapi juga menjadi bukti nyata harmoni dalam keberagaman di Indonesia. Dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, acara ini sukses menciptakan momen kebersamaan yang berkesan.

Dukungan keamanan yang solid dari personel gabungan turut berkontribusi pada kelancaran acara, memungkinkan semua pihak untuk menikmati kemeriahan tanpa khawatir. Pawai ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan yang memperkuat persatuan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga