KOMPAS.com - Tradisi malam 1 Suro di Istana Mangkunegaran ternyata tidak hanya Kirab Pusaka Dalem. Di balik dinding istana, terdapat prosesi pembuatan kuliner tradisional, yakni ketan. Kompas.com menyaksikan langsung proses pembuatan ketan pada Selasa (16/6/2026) di Dapur Ageng Istana Mangkunegaran.
Ketan sebagai Berkah Malam 1 Sura
Menurut Executive Chef Pracimasana Mangkunegaran, Wayan Ari Wibowo, ketan hadir sebagai berkah dari Malam 1 Sura Be 1960 Mangkunegaran. Ketan disantap setelah menjalani tirakat bersama.
Baca juga: Sego Golong, Kuliner Malam 1 Suro di Mangkunegaran yang Terinspirasi dari Bekal Perang
"Ketan menjadi lambang eratnya hubungan, baik dengan diri sendiri, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta. Semoga setiap niat baik yang dipanjatkan pada malam Sura melekat dalam hati dan terwujud dalam laku sehari-hari," ujar dia kepada Kompas.com, Selasa.
Proses Pembuatan Ketan
Proses pembuatan ketan dilakukan dengan penuh kekhidmatan di Dapur Ageng. Ketan dimasak menggunakan bahan-bahan alami dan resep turun-temurun. Tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara malam 1 Suro di Mangkunegaran.



