Kelompok Hizbullah mengklaim telah menghancurkan tiga tank tempur Israel di Lebanon selatan. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah media pemerintah Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel di wilayah tersebut menewaskan tiga orang.
Detail Serangan
Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang didukung Iran, menyatakan bahwa para pejuangnya menargetkan "tiga tank Merkava dengan rudal berpemandu, yang menyebabkan kehancuran dan terbakarnya tank-tank tersebut". Serangan ini disebut sebagai respons terhadap upaya penyusupan pasukan Israel.
Menurut pernyataan Hizbullah pada Jumat (19/6/2026), insiden terjadi ketika pasukan Israel "yang terdiri dari satu peleton lapis baja dan satu peleton infanteri berusaha untuk menyusup ke sisi utara perbukitan Ali al-Taher" -- sebuah lokasi strategis yang menghadap kota penting Nabatieh. Hizbullah menambahkan bahwa "pertempuran masih berlangsung".
Konteks Konflik
Ketegangan ini terjadi sehari setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini, termasuk di Lebanon. Namun, Hizbullah terus melanjutkan serangan meskipun ada kesepakatan damai tersebut.
Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam perang Timur Tengah pada bulan Maret lalu dengan menyerang Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal serangan gabungan AS-Israel. Israel kemudian melancarkan serangan besar-besaran di seluruh Lebanon dan invasi darat di Lebanon selatan, yang berbatasan dengan Israel dan telah lama berada di bawah pengaruh Hizbullah.
Korban dan Eskalasi
Pada hari Kamis (18/6), Hizbullah melaporkan bahwa mereka melawan "pasukan tentara musuh Israel yang mencoba maju dari kota Arnoun menuju pinggiran Kfar Tibnit, dekat Nabatieh". Media pemerintah Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa "sebuah drone musuh menargetkan sebuah mobil" di daerah Kfar Tibnit, menewaskan dua orang. Di desa tetangga Zebdine, drone lain menewaskan satu orang lagi.
Sementara itu, militer Israel mengumumkan kematian salah satu tentaranya pada malam sebelumnya dalam sebuah insiden di Lebanon selatan, yang juga menyebabkan tujuh orang lainnya terluka. Konflik ini terus berlanjut meskipun ada upaya perdamaian internasional.



