Tirakat Malam 1 Sura di Mangkunegaran: Ribuan Orang Ikut Kirab Pulihkan Diri
Tirakat Malam 1 Sura di Mangkunegaran: Ribuan Orang Ikut Kirab

Ribuan orang memadati kawasan Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, pada Selasa (16/6/2026) malam. Sebagian hadir sebagai peserta kirab, sementara yang lainnya menjadi saksi dari sebuah tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun lintas generasi.

Momen Pergantian Bulan Sura

Tepat saat pergantian bulan Sura, Mangkunegaran memasuki 1 Sura Be 1960 dengan mengusung tema "Mulih Pulih" yang berarti pulang untuk pulih. Bagi Mangkunegaran, rangkaian peringatan selama 24 jam ini bukanlah sekadar perayaan, melainkan sebuah tirakat—sebuah perjalanan ke dalam diri yang dijalani bersama secara sadar.

Suasana khidmat menyelimuti area Pura Mangkunegaran sejak sore hari. Para peserta kirab mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dengan atribut tradisional. Mereka berjalan perlahan mengelilingi kompleks pura sambil membawa gunungan hasil bumi dan sesaji lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Makna Tirakat dan Mulih Pulih

Konsep "Mulih Pulih" diartikan sebagai ajakan untuk kembali ke akar budaya dan spiritualitas guna memulihkan diri dari berbagai tantangan kehidupan modern. Tradisi ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya dan memberikan ketenangan batin bagi masyarakat yang mengikutinya.

Rangkaian acara berlangsung selama 24 jam nonstop, dimulai dengan doa bersama dan meditasi. Tidak ada hiburan atau pesta meriah, melainkan fokus pada introspeksi dan kebersamaan. Pihak Mangkunegaran menegaskan bahwa esensi dari peringatan ini adalah tirakat, bukan sekadar seremoni.

Masyarakat yang hadir tampak antusias meskipun harus berdesakan. Banyak di antara mereka yang sengaja datang dari luar kota untuk mengikuti tradisi tahunan ini. Mereka berharap mendapatkan berkah dan ketenangan jiwa melalui partisipasi dalam kirab dan rangkaian doa.

Dengan tema yang sarat makna, Mangkunegaran berharap tradisi ini terus lestari dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk merenung serta memperkuat jati diri budaya Jawa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga