Deretan Peringatan Unik di 27 Februari: Dari Hari Tanpa Otak hingga Peduli Anosmia
Peringatan Unik 27 Februari: Hari Tanpa Otak hingga Anosmia

Ragam Peringatan Internasional yang Diperingati Setiap 27 Februari

Tanggal 27 Februari ternyata menyimpan berbagai peringatan internasional yang unik dan bermakna, mulai dari perayaan yang mendorong relaksasi mental hingga kampanye kepedulian lingkungan dan kesehatan. Berikut adalah beberapa peringatan penting yang jatuh pada tanggal ini.

No Brainer Day: Hari untuk Memberi Istirahat pada Otak

No Brainer Day atau Hari Tanpa Menggunakan Otak merupakan peringatan yang diinisiasi oleh Adrienne Sioux Koopersmith, seorang pakar acara dari Chicago, Amerika Serikat. Peringatan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995 dan mulai populer pada awal tahun 2000-an.

Konsep dari hari ini bukan berarti benar-benar tidak menggunakan otak seharian, melainkan mengajak individu untuk menyelesaikan masalah dengan tenang dan santai tanpa melibatkan stres berlebihan. No-brainer sendiri merujuk pada pilihan yang dibuat dengan sedikit pemikiran dan usaha.

Hari ini hadir sebagai bentuk pengakuan bahwa tidak semua tugas harian membutuhkan pemikiran berat, sehingga setidaknya satu hari dalam setahun kita dapat memberikan jeda pada otak. Menariknya, sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan umur panjang cenderung tidak menggunakan aktivitas otak yang tinggi, menjadikan relaksasi mental sebagai faktor potensial untuk hidup sehat.

Skip the Straw Day: Komitmen Kurangi Sampah Plastik

Peringatan Skip the Straw Day jatuh pada Jumat keempat di bulan Februari, yang pada tahun ini bertepatan dengan tanggal 27. Hari ini diinisiasi oleh sekelompok remaja bernama Coral Keepers dari Whitehall, Michigan, pada tahun 2017.

Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak fatal limbah plastik, khususnya sedotan, terhadap lingkungan laut. Sedotan plastik membutuhkan waktu sekitar 200 tahun untuk terurai, sehingga setiap sedotan yang digunakan masih akan mengambang di planet ini untuk waktu yang sangat lama.

Sejarah sedotan dimulai pada tahun 1888 ketika Marvin Stone di Washington D.C. menciptakan sedotan dari gulungan kertas manila sebagai pengganti sedotan rumput. Namun, sejak tahun 1960, material sedotan beralih ke plastik yang kurang ramah lingkungan. Peringatan ini mengedukasi masyarakat tentang alternatif ramah lingkungan yang dapat mencegah pencemaran.

International Stand Up to Bullying Day: Suara Melawan Penindasan

International Stand Up to Bullying Day adalah peringatan internasional yang diadakan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan November. Hari ini bermula dari aksi Travis Price dan David Shepherd pada tahun 2008, yang membela seorang siswi yang di-bully karena memakai baju pink.

Mereka membeli 50 kaus pink dan membagikannya kepada teman-teman sekelas, menciptakan "lautan pink" sebagai bentuk dukungan. Aksi ini kemudian berkembang menjadi gerakan global, dengan partisipasi dari sekolah, perusahaan, dan organisasi yang menggunakan kaus pink untuk menyuarakan penolakan terhadap perilaku bullying.

Retro Day: Mengenang Kehidupan Sebelum Era Digital

Retro Day diinisiasi oleh Hermelinda Aguilar, Robert Duran, dan Tina Duran pada tahun 2018. Hari ini merayakan segala hal yang bersifat retro, mulai dari fashion, mobil, hingga musik, yang dianggap klasik dan tetap digemari hingga saat ini.

Peringatan ini mengajak masyarakat untuk mengenang kehidupan sebelum smartphone, media sosial, dan internet menjadi kebutuhan sehari-hari. Dalam budaya pop, siklus nostalgia biasanya berlangsung selama 20 hingga 30 tahun, menjadikan Retro Day sebagai momen untuk menghargai masa lalu.

Anosmia Awareness Day: Edukasi tentang Kehilangan Penciuman

Anosmia Awareness Day didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang anosmia, yaitu kondisi penurunan atau kehilangan daya penciuman. Anosmia sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak serius pada kesehatan, termasuk peningkatan risiko penyakit seperti Alzheimer.

Penciuman berperan penting dalam mendeteksi bahaya seperti asap beracun dan memastikan makanan masih layak dikonsumsi. Dengan merayakan hari ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami penderita anosmia dan memberikan perlakuan yang tepat untuk membantu proses penyembuhan.

Selain peringatan-peringatan tersebut, tanggal 27 Februari juga mencatat hari-hari lain seperti perayaan kemerdekaan Republik Dominika dan Hari Organisasi Non-Pemerintah (NGO) Internasional. Berbagai peringatan ini menunjukkan betapa beragamnya isu yang diangkat pada tanggal yang sama, dari kesehatan mental hingga lingkungan hidup.