Kisah Para Pekerja Indonesia di Kapal Pesiar Disney: Mencari Rezeki di Laut Lepas
Laporan dari Singapura mengungkapkan fenomena menarik di mana banyak pekerja asal Indonesia memilih untuk bekerja di kapal pesiar mewah, khususnya Disney Cruise Line. Bagi mereka, pilihan ini menawarkan pendapatan yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan bekerja di Tanah Air, meski harus berjauhan dengan keluarga tercinta.
Perjumpaan dengan Is, Room Attendant yang Ramah
Dalam sebuah koridor kapal pesiar Disney Adventure, kami bertemu dengan Is, seorang pria asal Tanah Pasundan yang bekerja sebagai room attendant. Dengan senyum ramah, dia menyapa dan menawarkan bantuan untuk keperluan kamar selama pelayaran. Is adalah salah satu dari sekitar 2.500 kru di kapal berbobot 208.108 ton ini.
Sebelum bergabung dengan Disney, Is telah memiliki pengalaman hampir tiga tahun bekerja di kapal pesiar lainnya. Dia mengaku bahwa bekerja di kapal pesiar bukanlah tujuan awalnya, tetapi setelah menyelesaikan pendidikan di bidang hospitality, takdir membawanya ke profesi ini. "Saya sangat menikmati pekerjaan ini karena sangat menjanjikan secara finansial," ujarnya.
Sistem Kontrak dan Hak-Hak yang Terjamin
Is bekerja dengan sistem kontrak selama enam hingga tujuh bulan, yang dapat diperpanjang setelah habis masa berlakunya. Dia merasa semua hak-haknya, termasuk uang lembur, dihitung dengan detail dan terjamin. Kondisi ekonomi di Indonesia yang kurang stabil membuatnya memilih untuk tetap bertahan di kapal pesiar. Dalam kontrak kali ini, Is berencana pulang ke Bandung untuk berkumpul dengan keluarga saat mendapat jatah libur di akhir Maret.
Banyak Pekerja Indonesia di Kapal Disney
Is bukan satu-satunya kru berkebangsaan Indonesia di kapal berkapasitas 6.700 penumpang ini. Hampir di semua bagian pelayanan, terdapat pekerja Indonesia yang dengan gembira menyapa tamu sesama negara. Mereka bahkan membantu tamu yang kesulitan berbahasa Inggris, menciptakan kenyamanan tersendiri.
Pandji, kru asal Batam yang bekerja di area kolam renang, telah hampir empat tahun bergabung dengan Disney Cruise. Dia mengaku betah karena pendapatan yang manusiawi dan fasilitas lengkap seperti kabin, makan, dan laundry yang tidak memotong gajinya. "Gaji yang saya dapat benar-benar utuh," katanya.
Alasan Finansial dan Peluang Kerja
Bagi banyak pekerja Indonesia, bekerja di kapal pesiar Disney menawarkan solusi atas keterbatasan peluang kerja di Tanah Air. Iv, seorang fotografer asal Bali, beralih ke profesi ini setelah kesulitan mencari pekerjaan di kampung halamannya. Dia melalui proses rekrutmen ketat selama setahun sebelum akhirnya diterima. Meski rindu keluarga, Iv merasa bahagia karena penghasilannya cukup untuk bekal masa depan, termasuk rencana pernikahan.
Keramahan Kru dari Berbagai Negara
Kapal Disney Adventure juga diisi oleh kru dari berbagai negara seperti Malaysia, India, Filipina, dan Amerika Serikat. Edgardo, kru asal India, telah puluhan tahun bekerja di kapal pesiar dan memilih Disney karena perlakuan yang baik terhadap kru serta pelatihan yang memadai. "Bagaimana tamu benar-benar dibuat senang," ujarnya tentang filosofi pelayanan di kapal ini.
Kesimpulan: Pilihan Hidup yang Menjanjikan
Bekerja di kapal pesiar Disney Cruise Line menjadi pilihan hidup bagi banyak pekerja Indonesia yang menginginkan penghasilan lebih baik. Meski harus menghadapi tantangan seperti rasa rindu dan kehidupan di laut lepas, mereka merasa bahwa profesi ini memberikan kehidupan yang lebih layak. Dengan sistem kontrak yang jelas dan hak-hak yang terjamin, kapal pesiar ini menjadi tempat mencari rezeki yang dianggap lebih menjanjikan dibandingkan peluang di Tanah Air.



