Kemeriahan Imlek di SCBD: Parade Budaya, Bazar Kuliner, dan Harmoni Lintas Komunitas
Imlek di SCBD: Parade Budaya dan Bazar Kuliner Gratis

Kemeriahan Perayaan Imlek di Kawasan SCBD Jakarta

Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta menjadi pusat kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan tema 'Ride to Luck' (Join the Journey, Catch the Luck). Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari parade budaya hingga bazar kuliner, menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan.

Kolaborasi Budaya dan Dukungan Pejabat

Perayaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kawasan Niaga SCBD, SCBD Park, dan SCBD Weekland. Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi inklusivitas dan keterbukaan perayaan. Dalam keterangan tertulisnya, ia menyampaikan selamat Tahun Baru Imlek dan berharap tahun ini membawa berkah, kesehatan, serta kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama warga Tionghoa.

"Dan ini tidak dipungut bayaran jadi semuanya bisa melihat di sini. UMKM juga bisa berjualan di sini. Jadi terima kasih untuk Artha Graha Group dan Artha Graha Peduli yang sudah menyiapkan acara yang sedemikian cantik ini untuk masyarakat Jakarta," tambah Titiek, menekankan bahwa acara ini menjadi ruang kebersamaan lintas komunitas.

Fokus pada UMKM dan Akulturasi Budaya

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga turut hadir dan menyoroti keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perayaan ini. Ia menilai acara tersebut sangat baik karena tidak hanya merayakan Imlek tetapi juga memberdayakan pelaku usaha lokal.

Dengan mengusung konsep akulturasi, 'Ride to Luck' menampilkan kolaborasi unik antara barongsai dan tarian naga dengan pertunjukan seni Betawi. Salah satu atraksi yang paling menarik perhatian adalah penampilan Naga Liong sepanjang 30 meter serta pelepasliaran 9.988 ekor burung pipit sebagai simbol doa dan harapan baik di tahun baru.

Integrasi dengan Program Pemerintah dan Fasilitas Modern

Perayaan ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 'Jakarta Melting Pot: Harmoni dalam Keberagaman', yang bertujuan memperkuat toleransi dan mengembangkan pariwisata berbasis budaya. Direktur Creative Event Entertainment, Ananta Pribadi, menjelaskan bahwa tema 'Ride to Luck' menjadi simbol perjalanan baru yang penuh optimisme dan semangat.

"Melalui tema ini, kami ingin mengajak masyarakat memulai perjalanan baru di tahun ini dengan penuh semangat dan harapan. Kami bangga dapat menampilkan harmoni budaya Tionghoa dan Betawi yang hidup berdampingan di kawasan modern seperti SCBD," ujar Ananta.

Rangkaian Acara dan Dukungan Infrastruktur

Rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini terasa berbeda karena beririsan dengan awal Ramadan 2026, diangkat sebagai simbol harmonisasi antar budaya dan keberagaman agama. Acara ini mencakup:

  • Lunar New Year Market dengan partisipasi 80 UMKM binaan SCBD, menawarkan kuliner khas Imlek dan hidangan nusantara.
  • Promo transaksi non-tunai dari Bank Artha Graha Internasional.
  • Pertunjukan barongsai, seni tari, dan musik tradisional Tiongkok yang dikolaborasikan dengan budaya Betawi.

Acara telah berlangsung sejak awal Februari, dengan puncak pada 16-17 Februari dan 1 Maret yang menampilkan penampilan spesial dari performer. Seluruh hiburan dan atraksi budaya dapat dinikmati secara gratis, menjadikan kawasan SCBD sebagai ruang publik yang inklusif.

Peran Artha Graha dan Pengembangan Kawasan

Kesuksesan acara ini didukung oleh unit usaha di bawah Artha Graha Network dan Artha Graha Group. Sebagai pengelola kawasan SCBD, PT Danayasa Arthatama menyiapkan integrasi fasilitas serta kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung. Artha Graha Peduli (AGP) juga terlibat melalui pendampingan dan pemberdayaan UMKM untuk memperkuat peran pelaku usaha kecil di pusat bisnis Jakarta.

SCBD adalah kawasan niaga terpadu seluas 45 hektare di Jakarta Selatan dengan infrastruktur modern berbasis teknologi ramah lingkungan. Pengembangannya mencakup SCBD Park, ruang ritel semi-outdoor seluas 5,8 hektare, serta SCBD Weekland sebagai destinasi hiburan akhir pekan dengan festival budaya dan bazar UMKM. Melalui program sosial dan ekonomi kreatif, SCBD mendorong perannya sebagai titik temu keberagaman sekaligus penggerak ekonomi lokal.