Kementerian Agama (Kemenag) bersama lembaga terkait telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada Minggu, 17 Mei 2026 lalu.
Keutamaan Puasa Arafah
Sebelum merayakan Idul Adha, umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan ibadah Puasa Arafah. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang bertepatan dengan hari wukufnya jemaah haji di Padang Arafah. Pada tahun 2026, Puasa Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.
Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa di hari Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hadits riwayat Muslim ini menunjukkan betapa mulianya ibadah tersebut.
Niat Puasa Arafah
Niat Puasa Arafah dapat dilafalkan pada malam hari atau saat sahur. Berikut lafal niatnya: "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Arafah lillahi ta‘ala." Artinya: "Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah Ta'ala."
Bagi yang lupa niat di malam hari, masih diperbolehkan berniat pada pagi hari sebelum tergelincirnya matahari, asalkan belum makan dan minum.
Amalan Lain di Bulan Dzulhijjah
Selain Puasa Arafah, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah, antara lain:
- Memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil.
- Melaksanakan salat sunah dan membaca Al-Qur'an.
- Bersedekah dan berbagi kepada sesama.
- Berkurban bagi yang mampu.
Idul Adha menjadi momen untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial. Mari sambut hari raya ini dengan penuh suka cita dan amalan yang berkah.



