Membaca doa pada momen berbuka puasa merupakan salah satu adab yang sangat dianjurkan dalam pelaksanaan ibadah puasa. Amalan ini tidak hanya menjadi bagian dari sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW, tetapi juga menyimpan keutamaan spiritual yang luar biasa bagi umat Muslim.
Doa yang Mustajab dan Tidak Tertolak
Berdasarkan penjelasan dari buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan karya Ahmad Sarwat Lc, doa yang dipanjatkan oleh orang yang sedang berpuasa pada saat berbuka termasuk dalam kategori doa yang mustajab. Artinya, doa tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT tanpa penolakan.
Landasan Hadis dari Rasulullah SAW
Keutamaan ini didukung oleh sebuah hadis sahih yang diriwayatkan dalam HR Tirmidzi. Dalam riwayat tersebut, Abdullah bin Amr bin al-Ash menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai kemuliaan doa saat berbuka. Sabda Nabi Muhammad SAW ini menegaskan posisi istimewa doa berbuka dalam tradisi keislaman.
Praktik membaca doa ketika berbuka puasa tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mencerminkan penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai ibadah. Dengan melafalkan doa, seorang Muslim mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan dan memohon keberkahan dalam setiap aktivitasnya.
Oleh karena itu, umat Islam disarankan untuk tidak melewatkan momen berbuka tanpa membaca doa, karena ini merupakan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan sederhana ini dapat memperkaya pengalaman spiritual selama menjalankan puasa, baik di bulan Ramadhan maupun di waktu-waktu lainnya.