Depok Siap Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari Mandiri Mulai 2027
Depok Olah 1.000 Ton Sampah Mandiri Mulai 2027

Depok Siap Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari Secara Mandiri Mulai Tahun Depan

Pemerintah Kota Depok tengah berupaya serius untuk mengatasi permasalahan sampah yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Rencana ambisius ini diwujudkan dengan pembangunan pabrik pengolahan sampah berkapasitas besar di TPA Cipayung.

Target Operasional dan Kapasitas Pengolahan

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengonfirmasi bahwa target operasional pabrik pengolahan sampah berkapasitas 1.000 ton per hari dimulai pada tahun depan. "Saat ini proses kerjasama dengan mitra sedang berjalan dengan intens," ujar Reni pada Jumat, 27 Februari 2026.

MoU dengan PT BSA telah ditandatangani dan kini sedang dalam proses penyusunan perjanjian kerjasama yang lebih detail. Reni menekankan bahwa penyusunan kerjasama ini melibatkan berbagai tahapan administrasi yang kompleks serta konsultasi lintas kementerian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Konsultasi dengan Kementerian dan Akademisi

Pemerintah Kota Depok akan berkonsultasi secara mendalam dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait penggunaan alat pengoperasian pengolahan sampah. "Kami harus mendapatkan penguatan dari KLH terkait alat yang digunakan, karena ini berkaitan dengan aspek ekspor," jelas Reni.

Selain itu, Pemkot Depok juga menyiapkan surat resmi untuk DPRD dan melibatkan akademisi dari Universitas Indonesia dalam perhitungan skema pembiayaan. "Kami sedang meminta bantuan dari UI untuk menghitung ulang tipping fee yang ditawarkan oleh calon mitra," terang Reni lebih lanjut.

Jadwal Pembangunan dan Uji Coba

Reni menjelaskan bahwa DLHK sedang menyusun timeline penyelesaian kerjasama dengan target akhir Februari untuk penyelesaian dokumen dan groundbreaking pada Maret 2026. "Groundbreaking akan dilakukan setelah Lebaran tahun ini," kata Reni.

Apabila tidak ada kendala, peletakan batu pertama untuk tahap awal pembangunan direncanakan pada Mei mendatang. Masa pengerjaan pembangunan hanggar diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan, dengan target penyelesaian pada Oktober 2026.

Pemerintah Kota Depok saat ini masih melakukan uji coba pengolahan sampah secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa operasional pengolahan sampah dengan skala penuh pada tahun depan dapat berjalan dengan lancar. "Tahun depan targetnya operasional maksimal, tahun ini kita fokus pada uji coba dengan pendekatan kehati-hatian yang komprehensif," pungkas Reni.

Dengan rencana ini, Depok berharap dapat mengurangi ketergantungan pada TPA konvensional dan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga