MEKKAH, Kompas.com - Lebih dari 1,6 juta jemaah haji mulai menjalani puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, pada Selasa (26/5/2026) waktu setempat. Ibadah ini berlangsung di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda Arab Saudi.
Imbauan Kementerian Kesehatan Arab Saudi
Kementerian Kesehatan Arab Saudi meminta para jemaah untuk tetap berada di dalam tenda dan menghindari aktivitas di luar ruangan hingga pukul 16.00 waktu setempat. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko kelelahan akibat panas dan sengatan matahari.
Suhu di Arafah diperkirakan mencapai sekitar 45 derajat Celsius pada jam-jam puncak siang hari. Oleh karena itu, imbauan tersebut sangat penting untuk keselamatan jemaah.
Tips dari Pemerintah Arab Saudi
Pemerintah Arab Saudi juga mengingatkan jemaah untuk mematuhi jadwal pergerakan resmi yang telah ditetapkan. Selain itu, jemaah diimbau untuk rutin menggunakan payung, memperbanyak minum air, dan menghindari aktivitas berat seperti mendaki bukit.
Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan jemaah dapat menjalani ibadah wukuf dengan khusyuk dan tetap dalam kondisi sehat.



