Indosat Luncurkan Terobosan 5G AI-RAN untuk Transformasi Digital di Indonesia
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah meluncurkan inovasi teknologi jaringan yang revolusioner dengan memperkenalkan Artificial Intelligence Radio Access Network (AI-RAN). Teknologi ini menggabungkan kecepatan 5G dengan kecerdasan buatan untuk menciptakan jaringan seluler yang tidak hanya cepat tetapi juga pintar dan adaptif.
Bagaimana AI-RAN Bekerja dalam Jaringan Seluler?
AI-RAN merupakan teknologi yang mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan radio akses seluler. Dengan pendekatan ini, jaringan dapat secara otomatis mempelajari pola penggunaan pengguna, beradaptasi dengan kondisi real-time, dan mengoptimalkan kinerja secara efisien. "Kita menjalankan aplikasi AI di BTS yang telah dioptimalkan dengan AI. Teknologi ini mampu memberikan kapabilitas upload dan download yang tinggi dengan latensi rendah, sangat cocok untuk perangkat seperti smart glass yang membutuhkan transmisi video berkualitas," jelas Irwan Radius, VP Head of Tech Strategic & Partnership Management IOH, dalam peluncuran di Surabaya.
Tiga Pendekatan Utama dalam Implementasi AI-RAN
Implementasi AI-RAN oleh Indosat mencakup tiga pendekatan kunci yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna:
- AI-and-RAN: Menggunakan infrastruktur yang sama untuk menjalankan fungsi jaringan radio dan komputasi AI secara bersamaan, meningkatkan efisiensi sumber daya.
- AI-on-RAN: Memungkinkan aplikasi AI berjalan langsung pada jaringan akses radio, memfasilitasi pemrosesan data yang lebih cepat dan responsif.
- AI-for-RAN: Memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan kinerja jaringan, mengelola sumber daya dengan lebih baik, dan meningkatkan kualitas layanan pelanggan secara keseluruhan.
Kolaborasi Teknologi dan Uji Coba yang Mengesankan
Pengembangan AI-RAN didukung oleh kolaborasi dengan perusahaan teknologi global, termasuk komputasi AI dari NVIDIA dan teknologi 5G dari Nokia. Uji coba sukses telah dilakukan dengan mengendalikan robot anjing dari Barcelona ke Surabaya melalui perintah suara, menunjukkan kemampuan jaringan dalam menangani instruksi real-time dengan latensi minimal. "Kita harus memiliki jaringan 5G yang lebih powerful, dan AI adalah kuncinya. Dengan kombinasi 5G dan AI, kita dapat menghadirkan solusi yang transformatif," tambah Irwan Radius.
Target Penerapan untuk Sektor Residensial dan Industri
Indosat menargetkan penerapan teknologi 5G AI-RAN pada berbagai sektor, mulai dari area residensial hingga industri yang membutuhkan koneksi cepat dan pintar. "Di industri, teknologi ini ideal untuk mengontrol robot dan mesin, seperti lengan robot yang sebelumnya memerlukan komputasi terpisah. Dengan GPU dan software yang dimiliki Indosat, kita dapat menjalankannya melalui perangkat terdekat," paparnya. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi konsumsi energi, dan memberikan pengalaman koneksi yang lebih stabil bagi pengguna di seluruh Indonesia.
