Risdianto Yuli Pimpin ASSI 2026-2029, Fokus Kemandirian Industri Satelit Nasional
Risdianto Yuli Pimpin ASSI 2026-2029, Fokus Kemandirian Satelit

Risdianto Yuli Hermansyah Resmi Pimpin Asosiasi Satelit Indonesia Periode 2026-2029

Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) telah secara resmi menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026-2029 melalui Rapat Anggota Luar Biasa yang digelar di Jakarta pada Selasa, 11 Februari 2026. Dalam forum tersebut, Risdianto Yuli Hermansyah terpilih sebagai Ketua Umum ASSI, melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi industri satelit nasional.

Risdianto, yang saat ini juga menjabat sebagai VP Corporate Planning & Business Development PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), diharapkan mampu menjaga kesinambungan program kerja ASSI sekaligus menjawab tantangan industri satelit yang kian dinamis dan kompleks.

Apresiasi dan Tantangan dari Kepemimpinan Sebelumnya

Ketua Umum ASSI periode 2022-2026, Anggoro Kurnianto Widiawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan seluruh anggota selama masa kepengurusannya. Ia menilai bahwa industri satelit nasional dalam beberapa tahun terakhir telah menghadapi berbagai dinamika signifikan.

  • Isu regulasi yang terus berkembang
  • Perkembangan teknologi satelit LEO dan non-GEO yang pesat
  • Konvergensi antara layanan satelit dan non-satelit yang semakin nyata

"ASSI berkomitmen menjadi interface bagi para anggota untuk melakukan positioning bersama, mendorong kolaborasi strategis, serta memperkuat kemandirian industri satelit nasional," tegas Anggoro dalam pernyataannya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas nasional secara menyeluruh, termasuk:

  1. Pengembangan talenta muda yang kompeten
  2. Transparansi tata kelola organisasi yang lebih baik
  3. Upaya menjaga kedaulatan teknologi ruang angkasa Indonesia di tengah kompetisi global yang semakin terbuka dan ketat

Visi dan Misi Ketua Umum Baru

Sementara itu, Risdianto Yuli Hermansyah menegaskan bahwa kepemimpinan ASSI ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar industri satelit nasional dapat berkontribusi lebih besar bagi pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.

"Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang memerlukan partisipasi aktif dan kolaborasi seluruh stakeholder. ASSI harus menjadi ruang sinergi seluruh pelaku industri, tidak hanya untuk memperkuat kemandirian teknologi dan bersikap adaptif terhadap perkembangan global, tetapi juga menjaga kesinambungan industri sehingga pelaku usaha satelit di Indonesia tetap relevan dan kompetitif di pasar internasional," ungkap Risdianto dengan penuh keyakinan.

Ia menyampaikan optimisme bahwa dengan keberpihakan pada penguatan industri dalam negeri serta kolaborasi yang solid bersama seluruh ekosistem, industri satelit dapat menjadi salah satu pilar strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dukungan dari PT Telkom Satelit Indonesia

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menyatakan akan terus berperan aktif mendukung penguatan industri satelit dan antariksa nasional melalui keterlibatan dalam kepengurusan ASSI serta mendorong sinergi lintas pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun global. Komitmen ini diharapkan dapat mempercepat perkembangan industri satelit Indonesia menuju kemandirian dan daya saing yang lebih tinggi di kancah internasional.