Jakarta - Kehadiran divisi humas di suatu organisasi, seperti kementerian atau lembaga, memiliki peran yang sangat penting. Apalagi, kementerian atau lembaga pemerintahan kerap menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, kehadiran humas sangat dibutuhkan untuk memastikan informasi yang diperlukan dapat diterima dengan baik oleh publik. Jika informasi tidak tersampaikan dengan baik, maka berpotensi menimbulkan efek negatif terhadap organisasi.
Pelatihan The Classroom KLH
Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama detikcom akan menyelenggarakan acara pelatihan bertajuk "The Classroom KLH" pada 17-19 Juni 2026 di Wisma PGN Diklat Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Acara ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan komunikasi publik melalui serangkaian sesi edukatif yang dipandu oleh para pakar dari detikcom.
Narasumber dan Materi Pelatihan
The Classroom KLH akan menghadirkan narasumber, yaitu Pemimpin Redaksi detikcom Ardhi Suryadhi, Head of Brand Communication detikcom Karel Anderson, dan Head of Brandstudio detikcom Okta Marfianto.
Ardhi Suryadhi akan memberikan materi tentang reportase dasar yang meliputi riset cepat, wawancara efektif, hingga mengenal berbagai jenis berita. Materi ini bertujuan untuk mendorong para peserta memahami cara mengelola informasi sesuai dengan kebutuhan publik.
Selanjutnya, Karel Anderson akan berbagi ilmu seputar pengelolaan media sosial. Dalam sesi ini, ia akan membahas tuntas cara pembuatan konten dokumentasi, mulai dari alur cerita, pacing, subtitle, grafis sederhana, hingga adaptasi format untuk media sosial.
Terakhir, sesi pelatihan akan diisi oleh Okta Marfianto. Okta akan berbagi ilmu dan pengalaman tentang cara membuat video sinematik. Tidak hanya itu, para peserta juga akan diajarkan teknik pengambilan gambar konten digital menggunakan kamera smartphone, framing, shot list, hingga audio visual creation.
Keseruan Acara
Keseruan acara tidak berhenti pada sesi pelatihan saja. The Classroom KLH juga menghadirkan sesi berbagi, permainan interaktif, dan sesi praktik. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi publik bagi para peserta.



