KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial Instagram mengklaim bahwa terdapat perangkat lunak berbahaya yang dapat membobol akun WhatsApp seseorang tanpa sepengetahuan korban. Perangkat lunak tersebut dikenal sebagai spyware Morpheus, yang menargetkan ponsel Android melalui pembaruan palsu.
Modus Operandi Spyware Morpheus
Menurut unggahan akun @c******** pada Rabu (29/4/2026), spyware Morpheus menyamar sebagai pembaruan Android yang tampak meyakinkan. Setelah terpasang, malware ini dapat membaca isi layar, mengakses berbagai data pribadi, bahkan mengambil alih akun WhatsApp. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa ancaman ini sangat berbahaya bagi pengguna WhatsApp di ponsel Android.
Benarkah Spyware Morpheus Berbahaya?
Spyware Morpheus memang dirancang untuk mencuri informasi sensitif. Dengan kemampuan menyamar sebagai update sistem, ia dapat lolos dari deteksi awal. Setelah berhasil masuk, ia bisa memonitor aktivitas pengguna, mencuri kata sandi, dan mengakses aplikasi pesan seperti WhatsApp. Oleh karena itu, pengguna Android perlu waspada terhadap pembaruan palsu dan hanya mengunduh perangkat lunak dari sumber resmi.
Untuk melindungi diri, pastikan untuk selalu memperbarui sistem operasi melalui pengaturan resmi, hindari mengklik tautan mencurigakan, dan gunakan aplikasi keamanan yang terpercaya. Jika mencurigai adanya infeksi, segera lakukan pemindaian dan hapus aplikasi yang tidak dikenal.



