Indosat Blokir 2 Miliar Ancaman Digital, Cegah Kerugian Rp 8,4 Triliun
Indosat Blokir 2 Miliar Spam dan Scam, Cegah Kerugian Rp 8,4 T

Indosat Klaim Sukses Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan pencapaian signifikan dalam perlindungan pelanggan dari kejahatan digital. Operator telekomunikasi ini menyatakan telah berhasil memblokir lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya sejak meluncurkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam enam bulan lalu.

Sistem AI dengan Akurasi 99%

Fitur perlindungan ini dikembangkan berbasis kecerdasan artifisial (AI) melalui kolaborasi dengan mitra teknologi global Tanla Platforms. Sistem yang dinamai Wisely AI ini diklaim memiliki akurasi deteksi hingga 99% dan terus diperbarui melalui pembelajaran data berkelanjutan.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kebutuhan nyata pelanggan. "Ponsel telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Tanla, kami menghadirkan perlindungan yang lebih proaktif dan adaptif dengan teknologi AI di jaringan kami," jelas Vikram di kantor IOH, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Penipuan yang Sering Ditemui

Berdasarkan data internal perusahaan, sistem ini terutama mendeteksi tiga modus penipuan digital:

  • Penipuan OTP (One-Time Password)
  • Phishing melalui tautan berbahaya
  • Undian palsu yang mengiming-imingi hadiah

Saluran utama yang digunakan pelaku kejahatan adalah SMS dan panggilan suara. Intensitas ancaman ini cenderung meningkat pada momen-momen tertentu seperti:

  1. Menjelang hari raya keagamaan
  2. Musim belanja online
  3. Masa pencairan bantuan sosial pemerintah

Partisipasi Aktif Pelanggan

Tak hanya mengandalkan teknologi canggih, Indosat juga mendorong keterlibatan langsung pelanggan. Sejak diluncurkan, lebih dari 2,5 juta pengguna telah mengaktifkan fitur perlindungan ini melalui aplikasi. Selain itu, pelanggan juga telah melaporkan lebih dari 124 ribu nomor yang terindikasi digunakan untuk aksi penipuan.

Untuk memudahkan akses, Indosat menyediakan berbagai pilihan fitur perlindungan:

  • Pelanggan IM3 dapat menggunakan layanan Satspam
  • Pengguna Tri menikmati fitur Tri AI: Anti-Spam/Scam dengan sistem identifikasi visual berbasis kode warna

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Dari sisi dampak finansial, Indosat memperkirakan sistem ini mampu mencegah potensi kerugian hingga USD 500 juta atau setara Rp 8,4 triliun dengan kurs USD 1 = Rp 16.898. Perlindungan ini dinilai sangat bermanfaat bagi kelompok rentan seperti:

  • Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
  • Lansia yang kurang familiar dengan teknologi
  • Pelanggan di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi

Survei internal perusahaan menunjukkan hasil yang menggembirakan: lebih dari 95% pelanggan merasa lebih aman setelah menggunakan fitur perlindungan ini.

Fitur Perlindungan Terbaru

Pengembangan terbaru sistem ini memungkinkan pelanggan menikmati berbagai fitur canggih:

  • Auto-blokir SMS penipuan secara otomatis
  • Deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP
  • Notifikasi tingkat risiko panggilan masuk
  • Ringkasan aktivitas mencurigakan di aplikasi
  • Integrasi perlindungan melalui myIM3 dan bima+

Dengan kombinasi teknologi AI mutakhir, kolaborasi strategis dengan mitra global, dan keterlibatan aktif pelanggan, Indosat menegaskan posisinya dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman, terpercaya, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Sistem ini telah melindungi 100% pelanggan dari berbagai potensi penipuan digital.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga