IAEA: AS dan Iran Semakin Dekat Capai Kesepakatan Nuklir
IAEA: AS dan Iran Dekati Kesepakatan Nuklir

Ketegangan atau perang di Timur Tengah masih belum mereda. Meski demikian, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional atau IAEA, Rafael Grossi, menyebut Amerika Serikat dan Iran semakin dekat untuk mencapai kesepakatan terkait isu nuklir. Pernyataan itu disampaikan Grossi dalam konferensi pers pada Jumat (5/6/2026).

Komunikasi Terpisah dengan AS dan Iran

“Seperti diketahui, kami bukan pihak yang terlibat dalam proses ini, tetapi kami menjaga komunikasi secara terpisah dengan masing-masing pihak,” kata Grossi. Ia menegaskan bahwa IAEA tidak terlibat langsung dalam negosiasi, namun tetap memantau perkembangan melalui jalur komunikasi yang terpisah dengan kedua negara.

Optimisme Menuju Kesepakatan

“Kami menilai bahwa mereka, Iran dan AS, sebentar lagi akan sepakat terkait isu nuklir,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026). Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut Grossi, kemajuan dalam perundingan nuklir antara AS dan Iran menunjukkan adanya keinginan dari kedua belah pihak untuk mencapai solusi diplomatik. Ia berharap kesepakatan dapat segera terwujud guna mengurangi risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

IAEA sendiri terus memainkan peran sebagai pengawas dan fasilitator dalam isu nuklir global, termasuk di Timur Tengah. Dengan adanya kesepakatan potensial antara AS dan Iran, diharapkan stabilitas kawasan dapat terjaga dan program nuklir Iran dapat diawasi secara transparan oleh IAEA.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga