Pakar ISESS Nilai Peringatan Prabowo Soal Dampak Konflik Timur Tengah Sangat Relevan
Pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) menilai peringatan Presiden Prabowo Subianto mengenai dampak konflik Timur Tengah terhadap Indonesia sangat relevan dengan kondisi global saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Khairul Fahmi, seorang analis terkemuka di lembaga tersebut, dalam wawancara eksklusif.
Era Globalisasi dan Efek Domino Konflik
Fahmi menjelaskan bahwa di era globalisasi yang saling terhubung seperti sekarang, tidak ada perang yang dampaknya benar-benar terisolasi. Konflik bersenjata antarnegara hampir selalu memicu efek domino berskala global, yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi, keamanan, dan politik di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Menurutnya, peringatan Presiden Prabowo ini bukan sekadar retorika, melainkan didasarkan pada analisis mendalam terhadap dinamika geopolitik kontemporer. Fahmi menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara besar dengan kepentingan strategis di kawasan, harus waspada terhadap potensi gangguan dari konflik di Timur Tengah, yang dapat berdampak pada:
- Harga energi dan komoditas global
- Aliran perdagangan internasional
- Stabilitas keamanan regional
- Hubungan diplomatik antarnegara
Dia menambahkan bahwa dalam konteks ini, kebijakan luar negeri Indonesia perlu diperkuat untuk mengantisipasi dan mitigasi risiko yang mungkin timbul. Kesigapan dalam merespons perkembangan global menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.
Fahmi juga mengapresiasi langkah-langkah proaktif pemerintah dalam menyikapi isu ini, seraya menyerukan kolaborasi lebih erat antara pemangku kepentingan untuk membangun ketahanan nasional yang tangguh di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.
