Menhan Sjafrie Beri Penghormatan Terakhir untuk Mayor Zulmi di TMP Cikutra Bandung
Penghormatan Terakhir Menhan Sjafrie untuk Mayor Zulmi di TMP Cikutra

Penghormatan Terakhir Menhan Sjafrie untuk Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan penghormatan terakhir dalam upacara pemakaman militer Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, pada Minggu (5/4/2026). Almarhum gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNIFIL di Lebanon pada 30 Maret 2026. Upacara yang penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara.

Suasana haru menyelimuti prosesi saat jenazah diturunkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir bagi prajurit Komando Pasukan Khusus tersebut. Dalam siaran pers resmi, disebutkan bahwa Mayor Zulmi merupakan perwira terbaik dari Grup 2 Kopassus dan dikenal memiliki dedikasi tinggi.

Dedikasi dan Pengabdian Mayor Zulmi

Almarhum merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2015 yang telah membuktikan komitmennya melalui sejumlah tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Santi Dharma dan Veteran Perdamaian Republik Indonesia. Dalam amanat Apel Persada, Panglima TNI Agus Subiyanto menyampaikan penghormatan tertinggi atas dharma bakti almarhum.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Atas nama negara, bangsa, dan TNI, kami mempersembahkan ke persada ibu pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya menjadi suri teladan bagi kita semua," ujar Agus Subiyanto dengan penuh khidmat. Upacara kemudian diakhiri dengan tabur bunga dan penghormatan terakhir oleh seluruh jajaran, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tanpa batas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Duka Cita dan Pengorbanan untuk Perdamaian Dunia

Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum. Pengorbanan Mayor Zulmi dinilai sebagai bukti nyata dedikasi prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Misi perdamaian PBB di Lebanon menjadi bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam menciptakan stabilitas global.

Selain Mayor Zulmi, dua prajurit TNI lainnya juga dimakamkan secara militer di kampung halaman masing-masing pada hari yang sama. Keduanya adalah Sersan Kepala (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon, yang turut gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pemakaman Prajurit TNI Lainnya

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, yang bertugas sebagai Bintara Kesehatan Kodam IX/Udayana, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmaloyo. Upacara pemakaman dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, yang membacakan apel persada sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum.

Sementara itu, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni. Upacara militer dimulai pukul 09.00 WIB dengan inspektur upacara Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI Candra. Joko Hadi Susilo menyatakan bahwa almarhum gugur akibat tembakan artileri pada 29 Maret 2026 saat bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB, tergabung dalam Kontingen Garuda dari Yonif 113 Iskandar Muda.

Prosesi pemakaman ketiga prajurit ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat TNI-Polri serta masyarakat, dengan pengamanan ketat untuk memastikan kelancaran acara. Pengorbanan mereka menjadi pengingat akan komitmen Indonesia dalam mendukung misi perdamaian dunia dan dedikasi prajurit TNI yang tak ternilai harganya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga