Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Qatar, Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri menandatangani nota kesepahaman (MoU) di bidang pertahanan.
MoU sebagai Jembatan Menuju Kerja Sama Lebih Luas
Sjafrie menyatakan bahwa MoU ini merupakan langkah awal menuju Defence Cooperation Agreement. Selain itu, akan ditandatangani pula MoU antara industri pertahanan Indonesia dan Qatar untuk meningkatkan kerja sama yang lebih baik. "Indonesia meyakini bahwa kerja sama ini tentunya akan menghasilkan mutual benefit dan mutual respect antara Indonesia dan Qatar, dan kita akan memperkuat kapasitas dan kerja sama pertahanan kita di masa yang akan datang," ujar Sjafrie.
Bentuk Kerja Sama: Latihan Militer dan Industri Pertahanan
Menhan Qatar, Sheikh Saoud, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup latihan militer bersama serta pengembangan industri pertahanan. "Kami memiliki berbagai bidang kerja sama yang berbeda, salah satunya adalah di bidang pelatihan dan latihan bersama. Dan bidang kedua, yaitu di bidang industri pertahanan, di mana kami bekerja sama dengan saudara kami di Indonesia," kata Sheikh Saoud. Ia berharap MoU ini akan mengarah pada perjanjian pertahanan yang lebih komprehensif antara kedua negara.
Penghargaan Dharma Pertahanan untuk Menhan Qatar
Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie menganugerahkan penghargaan Dharma Pertahanan kepada Sheikh Saoud. Kepala Biro Informasi dan Pengolahan Data Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Qatar dalam memperkuat persahabatan dan kerja sama pertahanan dengan Indonesia. "Hal ini mencerminkan penghargaan atas peran Qatar sebagai mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah, baik dalam bidang pertahanan, diplomasi, maupun dukungan terhadap stabilitas dan perdamaian internasional," ujar Rico.
Sheikh Saoud menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Indonesia dan menantikan perkembangan kerja sama selanjutnya. "Sekali lagi saya berterima kasih kepada saudaraku tercinta karena telah menjamu kami dan menerima kami. Dan kami menantikan kerja sama lebih lanjut antara kedua bangsa dan kedua negara kita untuk memperkuat hubungan kita di masa yang akan datang," pungkasnya.



