Keluarga Korban Penyekapan 3 Tahun di Bandung Dapat Ancaman Saat Cari Wanita
Keluarga Korban Penyekapan 3 Tahun Dapat Ancaman Saat Cari Wanita

Keluarga perempuan berinisial YTT (29) yang diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, TH, di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, mengaku sempat mendapat ancaman saat mencari keberadaan korban. Adik YTT, Syahrul Ulum (26), menceritakan hal tersebut saat ditemui di kediamannya, Kompleks Permata Hijau, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (16/6/2026).

Awal Mula Perkenalan dan Hilangnya Kontak

Syahrul menuturkan bahwa kakaknya pertama kali mengenal terduga pelaku pada tahun 2023 saat menghadiri sebuah acara konser musik. Setelah itu, keduanya menjalin hubungan asmara. Terduga pelaku bahkan sempat berkunjung ke rumah orang tua korban di Rancaekek. Namun, setelah kunjungan tersebut, YTT mendadak tidak bisa dihubungi oleh keluarga.

Selama tiga tahun, keluarga tidak mendapat kabar pasti tentang YTT. Sesekali, korban mengirim pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa dirinya berada di Jakarta. "Jadi selama tiga tahun kita enggak dapat kabar. Pernah sekali dapat kabar, katanya ada di Jakarta," kata Syahrul, dilansir detikJabar, (22/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Pencarian dan Ancaman

Pihak keluarga sempat mengunggah informasi pencarian YTT di media sosial hingga viral. Namun, secara tiba-tiba ada pihak yang menghubungi keluarga dan meminta agar unggahan tersebut dihapus. "Iya pas ada lah setahun lebih hilang, kami keluarga sempat memviralkan pencarian sang kakak di sosmed. Tapi tiba-tiba ada yang ngancam dan minta postingan itu dihapus. Kami curiganya itu mah si pelaku," ucap Syahrul.

Ancaman tersebut membuat keluarga semakin khawatir, namun mereka tetap berupaya mencari keberadaan YTT. Setelah menanti kabar selama beberapa tahun, pihak keluarga akhirnya mendapatkan informasi bahwa YTT berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kondisi Korban dan Tindakan Polisi

Informasi yang diterima keluarga menyebutkan bahwa YTT tengah dirawat di RSHS Bandung. Polisi saat ini masih memburu pelaku TH yang diduga melakukan penganiayaan dan penyekapan selama tiga tahun. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan kekerasan dalam pacaran yang berujung pada tindak pidana serius.

Syahrul berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. Keluarga juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap hubungan yang berpotensi mengandung kekerasan. "Kami berterima kasih kepada semua yang telah membantu, dan berharap keadilan ditegakkan," tutup Syahrul.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga