Jenazah Kapten Zulmi Aditya, Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiba di Indonesia Besok
Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Indonesia Besok

Jenazah Kapten Zulmi Aditya Tiba di Tanah Air Setelah Gugur di Lebanon

Keluarga besar Kapten Zulmi Aditya Iskandar, prajurit Tentara Nasional Indonesia yang gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon, akhirnya mendapatkan kepastian mengenai kepulangan jenazah sang pahlawan. Setelah menunggu dengan penuh harap selama seminggu, informasi resmi menyatakan bahwa jenazah akan tiba di Indonesia pada hari Sabtu, 4 April 2026.

Prosesi Penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta

Risman Efendi, yang merupakan kakak sepupu dari mendiang Kapten Zulmi, menyampaikan bahwa keluarga akan menyambut langsung kedatangan jenazah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. "Alhamdulillah kami sudah mendapat informasi, setelah seminggu ini menunggu kepastian. Jenazah adik kami akan tiba di Jakarta, Sabtu sore," ujar Risman dengan suara bergetar, seperti dilansir dari berbagai sumber media.

Dia menjelaskan bahwa di bandara akan dilaksanakan serangkaian prosesi serah terima jenazah yang merupakan bagian dari protokol kedinasan TNI. Prosesi ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa jam sebelum jenazah dapat diterbangkan menuju Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rangkaian Acara Pemakaman yang Direncanakan

Setibanya di Bandung, jenazah Kapten Zulmi akan langsung dibawa ke rumah duka keluarga. "Ya nanti akan ada serangkaian proses serah terima dulu, mungkin itu bagian dari kedinasan adik kami. Jadi diperkirakan jenazah adik kami baru sampai di rumah duka sekitar Sabtu tengah malam," tambah Risman dengan detail.

Keluarga telah menyusun agenda yang khidmat untuk memberikan penghormatan terakhir. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka hingga hari Minggu pagi. Selama masa itu, akan diadakan salat jenazah dan memberikan kesempatan bagi para kerabat, sahabat, serta masyarakat yang ingin turut mendoakan.

"Jadi disemayamkan dulu sampai Minggu, sekaligus memberi kesempatan pada pelayat untuk ikut mendoakan. Minggu pagi, sekitar jam 7 berangkat dari rumah duka ke TMP Cikutra," papar Risman mengenai rencana pemakaman.

Latar Belakang Tragedi di Lebanon

Kapten Zulmi Aditya Iskandar adalah salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden di Lebanon saat bertugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden memilukan ini telah menimbulkan duka mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia dan mendapatkan perhatian internasional.

Sebelumnya, UNIFIL telah menggelar upacara penghormatan khusus untuk ketiga prajurit TNI yang gugur tersebut. Dewan Keamanan PBB juga telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk keras insiden yang menewaskan prajurit-prajurit perdamaian ini. Gugurnya mereka mengingatkan kembali akan risiko tinggi yang dihadapi oleh pasukan penjaga perdamaian di daerah konflik.

Kepulangan jenazah Kapten Zulmi menandai babak akhir perjalanan seorang prajurit yang telah mengabdikan hidupnya untuk tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Keluarga, TNI, dan seluruh rakyat Indonesia bersiap untuk memberikan penghormatan terakhir dengan penuh khidmat dan rasa hormat yang mendalam.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga