Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Iran dan Hancurkan Aset Strategis
Israel Ancam Bunuh Pemimpin Iran dan Hancurkan Aset Strategis

Israel Ancam Bunuh Pemimpin Iran dan Hancurkan Aset Strategis

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara terbuka menyatakan bahwa pasukan Israel akan mengejar dan membunuh para pemimpin Iran. Pernyataan keras ini disampaikan dalam konteks eskalasi konflik yang semakin memanas antara kedua negara.

Ancaman Terbuka dari Menhan Israel

Dalam pernyataan video yang dirilis pada Minggu (5/4/2026), Katz dengan tegas menyampaikan ancaman terhadap Iran. "Selama serangan rudal terus menargetkan warga sipil Israel, Iran akan membayar harga yang mahal yang akan merusak dan pada akhirnya melumpuhkan infrastruktur nasionalnya dan kapasitas operasional rezim," kata Katz seperti dilansir dari AFP.

Lebih lanjut, Katz menambahkan bahwa Israel tidak hanya akan menargetkan infrastruktur, tetapi juga akan "terus mengejar dan menetralisir kepemimpinan teror, dan menyerang target keamanan dan aset strategis di seluruh Iran." Pernyataan ini menunjukkan intensitas ancaman yang meningkat secara signifikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan Terbaru dan Tuduhan Pembiayaan Senjata

Dalam beberapa hari terakhir, Israel bersama dengan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap fasilitas baja dan petrokimia Iran. Serangan ini didasarkan pada tuduhan bahwa pendapatan dari sektor-sektor tersebut digunakan oleh Garda Revolusi Iran untuk membiayai produksi senjata.

Serangan terbaru terjadi pada hari Sabtu, di mana pusat petrokimia di barat daya Iran menjadi sasaran. Menurut wakil gubernur provinsi Khuzestan, serangan ini menewaskan lima orang dan menimbulkan kerusakan yang signifikan pada fasilitas vital tersebut.

Respons Iran dan Ancaman Balasan

Sementara itu, Iran telah berulang kali mengancam akan membalas dengan menargetkan infrastruktur sipil di negara-negara Teluk. Ancaman ini muncul sebagai respons terhadap serangan gabungan AS-Israel yang telah menghantam target penting bagi perekonomian Republik Islam Iran.

Eskalasi konflik ini menciptakan ketegangan regional yang semakin meningkat, dengan kedua pihak saling mengancam dan melancarkan serangan yang berdampak pada stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini mengindikasikan bahwa konflik antara Israel dan Iran telah memasuki fase yang lebih berbahaya, dengan ancaman langsung terhadap kepemimpinan dan infrastruktur strategis yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi kedua negara dan kawasan secara keseluruhan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga