Kodam XVII/Cenderawasih mengonfirmasi bahwa tujuh penumpang pesawat PT AMA Air PK-RCY dalam kondisi aman dan selamat setelah pesawat mereka dibakar oleh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/6/2026).
Identitas Korban dan Pelaku
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, dalam keterangan tertulis Jumat (3/7/2026) menyatakan bahwa seluruh penumpang yang selamat merupakan Orang Asli Papua (OAP). Sementara itu, pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, dilaporkan meninggal dunia akibat diduga ditembak oleh OPM.
Operasi Evakuasi TNI
TNI melalui Koops Habema segera melancarkan operasi khusus perebutan cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan. Operasi ini juga mencakup Search and Rescue (SAR) taktis untuk mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Sebanyak 10 personel Koops TNI Habema dikerahkan dengan dukungan dua helikopter Caracal. Operasi dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Jenazah pilot telah berhasil dievakuasi.
Pernyataan Resmi TNI
Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen Riyanto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," ujar Riyanto.
Hingga berita ini diturunkan, proses penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran pesawat dan penembakan pilot masih berlangsung.



