Basuki Hadimuljono: Wapres Gibran Bisa Berkantor di IKN Tahun Ini, Gedung Sudah Rampung
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming berpotensi mulai berkantor di IKN pada tahun ini. Pernyataan ini disampaikan setelah rapat dengan Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).
"Tahun ini bisa karena gedungnya sudah jadi, ya, furniturnya juga yang sementara juga sudah," ujar Basuki, seperti dikutip dari Antara. Ia menegaskan bahwa infrastruktur utama untuk mendukung aktivitas kantor wakil presiden telah tersedia secara memadai.
Persiapan Staf Wapres Sudah Berjalan
Basuki juga menyebutkan bahwa berbagai persiapan logistik dan administratif telah dilakukan oleh staf Wapres Gibran. "Ada beberapa (staf Wapres) di sana," katanya, mengindikasikan bahwa tim pendukung sudah mulai beraktivitas di lokasi IKN untuk memastikan kelancaran transisi.
Harapan besar disampaikan oleh Basuki agar rencana ini segera terealisasi. "Kalau saya, rumah saya sekarang di sana, ya. Jadi saya berharap itu terjadi, akan ada beliau benar-benar akan berkantor di sana. Harapan saya," ucapnya dengan penuh antusiasme.
Desakan dari Anggota DPR
Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus turut menyinggung pentingnya pemanfaatan gedung-gedung yang telah dibangun di IKN. Ia mendorong agar pejabat tinggi negara, termasuk Wapres dan beberapa menteri, segera menempati kantor di ibu kota baru.
"Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana, dong, tinggal. Uang negara itu barang," tegas Deddy. Ia meminta Basuki untuk berdiskusi dengan Presiden Prabowo Subianto guna mempercepat realisasi rencana ini.
Prioritas Pembangunan IKN
Basuki dalam pemaparannya juga menjelaskan kegiatan prioritas OIKN untuk tahun ini, yang meliputi:
- Pembangunan kawasan, termasuk penataan ruang Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
- Pembangunan perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif.
- Pengelolaan anggaran yang efektif untuk mendukung percepatan pembangunan.
Dengan persiapan yang semakin matang, langkah Wapres Gibran untuk berkantor di IKN diharapkan dapat menjadi simbol konkret dari perpindahan pusat pemerintahan Indonesia ke Kalimantan Timur.



