Tito Karnavian Buka Puasa Bersama Korban Banjir Aceh Tamiang di Ramadan 2026
Tito Buka Puasa Bersama Korban Banjir Aceh Tamiang

Tito Karnavian Buka Puasa Bersama Korban Banjir Aceh Tamiang di Ramadan 2026

Pada hari pertama Ramadan 2026, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melaksanakan buka puasa bersama masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini digelar di Kompleks Hunian Sementara (Huntara) Danantara Aceh Tamiang, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Kamis (19 Februari 2026).

Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat Terdampak

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan rasa syukur karena masih dapat menjalankan ibadah puasa bersama masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana. "Kita mensyukuri kebersamaan kita dan kita masih bisa untuk menikmati buka puasa bersama Bapak-Ibu sekalian," ujarnya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya pada hari pertama Ramadan merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, Aceh Tamiang termasuk wilayah dengan dampak banjir cukup berat sehingga proses pemulihan masih terus dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak. "Dan kita masih terus bekerja keras, untuk memulihkan bahkan insyaallah akan lebih baik," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemulihan Infrastruktur dan Tantangan yang Tersisa

Tito menyebutkan sejumlah indikator pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, seperti jalan, jaringan listrik, internet, pasar, dan toko, sudah menunjukkan hasil yang baik. Meski demikian, ia menyadari masih terdapat tugas yang perlu segera diselesaikan, antara lain:

  • Penanganan pengungsi yang masih membutuhkan perhatian.
  • Pembersihan sungai dari sisa-sisa banjir.
  • Penyediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Upaya lain yang perlu dilakukan terkait dengan pembersihan lumpur sisa banjir, yang saat ini terus dikerjakan oleh berbagai pihak terkait seperti TNI, Polri, termasuk praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Di samping itu [membersihkan] lumpur-lumpur yang ada, kita bergotong royong," jelasnya.

Ajakan Memperkuat Keimanan dan Penyerahan Bantuan Ibadah

Lebih lanjut, di tengah Ramadan ini, Tito mengajak masyarakat untuk menjadikan musibah sebagai momentum memperkuat keimanan kepada Allah SWT. "Kita semua percaya kepada Allah SWT bahwa apa yang terjadi adalah takdir dari Allah SWT, dan kita justru dengan adanya bencana ini, dapat memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tito juga menyerahkan sejumlah bantuan paket perlengkapan ibadah kepada masyarakat terdampak, termasuk Al-Qur'an yang merupakan amanah dari Presiden Prabowo Subianto. Tito turut meminta doa agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Dukungan dari Pejabat Terkait

Sebagai informasi, dalam peninjauan itu Tito didampingi sejumlah pejabat, antara lain:

  1. Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian.
  2. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA.
  3. Rektor IPDN Halilul Khairi.
  4. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
  5. Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi.
  6. Pejabat terkait lainnya.

Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, sambil memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan. Dengan upaya gotong royong, diharapkan masyarakat dapat bangkit lebih cepat dari dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga